6 Mukjizat Nabi Ibrahim AS yang Tak Hangus Dibakar Api!!

Mukjizat Nabi Ibrahim – Nabi Ibrahim adalah salah satu dari 25 nabi dan rosul yang wajib diimani dalam agama Islam, beliau juga termasuk sebagai salah satu nabi yang dimuliakan.

Dalam kisahnya Nabi Ibrahim merupakan sosok yang sangat taat kepada Allah dan memiliki tekad yang kuat dalam menghadapi berbagai cobaan dan ujian dari Allah.

Salah satu kisahnya yakni diperintah Allah untuk mempersembahkan putranya Ismail sebagai tanda kesetiaan kepada Allah, pada saat mulai menyembelih. Allah SWT memerintahkan malaikat untuk membawa kambing dari surga menggantikan Nabi Ismail yang akan disembelih.

Nabi Ibrahim juga dalam kisah yang populer sebagai nabi yang melanjutkan pembangunan Ka’bah di Mekah, tempat yang dianggap suci oleh umat Islam dan menjadi arah kiblat dalam salat.

Beberapa Mukjizat Nabi Ibrahim Alaihissalam Dalam Al-Qur’an

Mukjizat merupakan fenomena atau kejadian yang tidak dapat dijelaskan dengan akal sehat atau ilmu dunia dan merupakan tanda nyata atas kekuasaan Allah SWT atas alam semesta.

Para nabi diberikan mukjizat sebagai sarana untuk memperkuat keimanan dan keyakinan umat manusia terhadap ajaran-ajaran yang mereka bawa.

Begitu pulas dengan Nabi Ibrahim yang diberikan mukjizat oleh Allah SWT tentunya menjadi alat untuk membuktikan kebenaran ajaran mereka kepada kaumnya dengan izin Allah

Untuk lebih jelasnya penulis akan merangkum beberapa mukjizat nabi Ibrahim yang perlu dipahami untuk menambah keimanan kepada para nabi dan Rosul.

Adapun beberapa Mukjizat Nabi Ibrahim Alaihissalam dapat dilihat dibawah ini :

Terpelihara Dari Api

Mukjizat pertama diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Ibrahim adalah terpelihara dari api. Kisah dari mukjizat tersebut terjadi ketika Nabi Ibrahim menolak menyembah berhala yang disembah oleh kaumnya. Sehingga kaumnya marah dan melemparkan Nabi Ibrahim ke dalam api yang dinyalakan.

Akan tetapi Allah SWT menjaga dan melindungi tubuh Nabi Ibrahim sehingga tidak terbakar sama sekali. Dalam mukjizat ini, Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya dalam menyelamatkan hamba-Nya yang setia dan dilindungi Allah SWT.

Terkait Mukjizat Nabi Ibrahim ketika dibakar api tidak hangus ditulis oleh ALlah SWT dalam Surat Al-Anbiya’ ayat 69 :

قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ۙ

Qulnā yā nāru kūnī bardaw wa salāman ‘alā ibrāhīm(a).

Artinya :

Kami (Allah) berfirman, “Wahai api, jadilah dingin dan keselamatan bagi Ibrahim!”

Menghidupkan Burung Yang Sudah Mati

Mukjizat Nabi Musa yang tertulis dalam Al-Qur’an salah satunya adalah menghidupkan burung, kisah tersebut diabadikan Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 260.

Di mana pada masa itu Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Musa AS untuk meyakinkan Fir’aun tentang kebenaran risalahnya.

Selain diyakinkan dengan perseteruan antara ular para sihir Firaun dengan ular Nabi Musa yang lebih besar, maka Allah SWT memberikan mukjizat yang lain.

Dengan memerintahkan Nabi Musa AS untuk mengembalikan burung yang sudah mati menjadi hidup kembali. Nabi Musa AS pun melaksanakan perintah Allah SWT dan memegang burung tersebut dengan tangannya. Kemudian, burung yang dipegang nabi Musa kembali hidup dan terbang.

Kisah mukjizat tersebut diabadikan Allah dalam firmannya Q.S. Al-Baqarah : 260 dibawah ini.

وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّ اَرِنِيْ كَيْفَ تُحْيِ الْمَوْتٰىۗ قَالَ اَوَلَمْ تُؤْمِنْ ۗقَالَ بَلٰى وَلٰكِنْ لِّيَطْمَىِٕنَّ قَلْبِيْ ۗقَالَ فَخُذْ اَرْبَعَةً مِّنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ اِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلٰى كُلِّ جَبَلٍ مِّنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِيْنَكَ سَعْيًا ۗوَاعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ ࣖ

Wa iż qāla ibrāhīmu rabbi arinī kaifa tuḥyil-mautā, qāla awalam tu’min, qāla balā wa lākil liyaṭma’inna qalbī, qāla fakhuż arba‘atam minaṭ-ṭairi faṣurhunna ilaika ṡummaj‘al ‘alā kulli jabalim minhunna juz’an ṡummad‘uhunna ya’tīnaka sa‘yā(n), wa‘lam annallāha ‘azīzun ḥakīm(un).

Artinya :

(Ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.” Dia (Allah) berfirman, “Belum percayakah engkau?” Dia (Ibrahim) menjawab, “Aku percaya, tetapi agar hatiku tenang.” Dia (Allah) berfirman, “Kalau begitu, ambillah empat ekor burung, lalu dekatkanlah kepadamu (potong-potonglah). Kemudian, letakkanlah di atas setiap bukit satu bagian dari tiap-tiap burung. Selanjutnya, panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” Ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.81) (Q.S. Al-Baqarah : 260)

Mempersembahkan Ismail

Pada waktu Nabi Ibrahim AS diminta Allah SWT untuk mempersembahkan putranya, Nabi Ismail AS, sebagai tanda penghambaan kepada Allah SWT.

Dalam kisah tersebut Nabi Ibrahim AS merasa sangat sedih dan berat hati ketika diperintahkan oleh Allah SWT untuk mempersembahkan putranya.

Akan tetapi ia tetap taat dan patuh kepada perintah Allah SWT, ketika Nabi Ibrahim AS bersiap-siap untuk mempersembahkan Nabi Ismail AS, Allah SWT menggantikan Nabi Ismail AS dengan seekor domba.

Kisah mukjizat tersebut diabadikan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat As-Shofat ayat 102 simak dibawah ini.

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّٓيْ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّٓيْ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ

Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu’mar(u), satajidunī in syā’allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).

Artinya :

Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.” (Q.S As-shofat : 102)

Membangun Ka’bah Pertama Kali

Mukjizat Nabi Ibrahim lainnya yang diabadikan dalam Al-Qur’an adalah ketika Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk memperbaiki Ka’bah yang telah rusak dan tidak terawat.

Dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim AS bersama putranya Nabi Ismail AS, memperbaiki bangunan Ka’bah yang awalnya dibangun oleh Nabi Adam AS dan kemudian dihancurkan oleh banjir besar.

Dalam perjalanan membangun Ka’bah Nabi Ibrahim AS diberi mukjizat oleh Allah SWT yakni kekuatan untuk mengangkat batu-batu besar yang sangat berat tanpa bantuan alat atau mesin apapun.

Bukan hanya sekedar mengangkat bebatuan yang besar nabi Ibrahim juga diberi kemampuan untuk menyusun batu-batu besar tersebut hingga terbentuklah sebuah Ka’bah.

Kisah terkait mukjizat nabi Ibrahim melanjutkan pembangunan Ka’bah diabadikan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqoroh : 127.

وَاِذْ يَرْفَعُ اِبْرٰهٖمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَاِسْمٰعِيْلُۗ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Wa iż yarfa‘u ibrāhīmul-qawā‘ida minal-baiti wa ismā‘īl(u), rabbanā taqabbal minnā, innaka antas-samī‘ul-‘alīm(u).

Artinya :

(Ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), “Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Mukjizat Nabi Ibrahim Lainnya Yang Populer

Selain mukjizat yang diabadikan Allah SWt dalamAl-Qur’an masih ada mukjizat nabi Ibrahim dalam riwayat lain yang populer dikalangan ummat muslim.

Berikut dibawah ini ada dua mukjizat yang penulis rangkum dalam artikel sehingga dapat menambah pemahaman tentang mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada nabi Ibrahim AS.

Serangan Lalat Untuk Firaun Dan Pengikutnya

Mukjizat yang diberikan kepada Nabi Musa AS adalah serangan lalat yang melanda Fir’aun dan pengikutnya. Dalam sebuah riwayat dikisahkan ketika Nabi Musa AS meminta Fir’aun untuk membebaskan Bani Israel dari perbudakan.

Fir’aun menolak dan bersikeras untuk mempertahankan kekuasaannya, kemudian, Allah SWT memerintahkan Nabi Musa AS untuk memukul tanah dengan tongkatnya. Sehingga menyebabkan serangan lalat yang sangat banyak menyerang Fir’aun dan pengikutnya.

Serangan lalat tersebut membuat Fir’aun dan para pengikutnya sangat kesakitan dan tidak bisa melakukan apapun. Sehingga  Fir’aun mengalah dan membebaskan Bani Israel dari perbudakan.

Jari Nabi Ibrahim Mengeluarkan Susu Dan Madu

Pada dasarnya mukjizat Nabi Ibrahim sedari masih bayi sudah terlihat yakni dimasa Raja Namrud. Kala itu Raja Namrud bermimpi akan lahir seorang lelaki yang akan membinasakan kerajaannya.

Dalam kisah tersebut karena rasa kekhawatiran dan ketakutan raja Namrud akhirnya mengumumkan kepada rakyatnya agar membunuh semua bayi laki-laki.

Mendengar pengumuman dari raja namrud tersebut kedua orang tua Nabi Ibrahim menyembunyikan bayi Ibrahim dalam sebuah gua yang sepi tidak ada seorangpun.

Kala itu Nabi Ibrahim kelaparan sehingga mengisap jari-jarinya yang mengeluarkan cairan susu dan madu, sehingga menjadikan pertumbuhan nabi Ibrahim sangat cepat tidak seperti anak sepadannya.

Penutup

Demikianlah ringkasan terkait Mukjizat nabi Ibrahim yang penulis sampaikan dalam sebuah artikel Mello.id. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan pengetahuan dan juga keimanan kepada para nabi dan Rosul.

Wallahu A’lam….

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan