Apa Saja Alat dan Bahan untuk Membuat Patung?

    Seni rupa 3 dimensi dapat menghasilkan karya seni berupa benda yang memiliki volume, yakni benda yang bisa dilihat dari berbagai arah. Salah satu contoh dari seni ini adalah seni patung. Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat seni patung ini bermacam-macam, antara lain adalah sebagai berikut.

    Alat untuk membuat patung

    Peralatan yang digunakan untuk membuat patung, bisa didasarkan pada bahan dan teknik yang digunakan. Berikut adalah alat yang biasa digunakan untuk mematung.

    1. Butsir

    Butsir adalah alat yang terbuat dari kayu dan kawat. Alat ini bisa digunakan untuk membuat patung yang berbahan lunak seperti tanah liat. Fungsi butsir adalah untuk menghaluskan dan juga meratakan permukaan karya seni yang dibuat.

    2. Meja putar

    Meja putar adalah meja untuk membuat karya seni dan dapat digerakkan dengan cara diputar. Biasa digunakan untuk karya seni yang berbahan tanah liat. Fungsi meja putar ini adalah untuk memudahkan mengontrol bentuk dari berbagai arah.

    3. Pahat

    pahat merupakan perkakas pertukangan berupa bilah besi yang ujungnya tajam. Alat ini bisa digunakan untuk mengukir bahan keras seperti kayu dan batu.

    4. Palu atau martil

    Palu atau martil dapat digunakan untuk melengkapi pahat.

    5. Cetakan

    Cetakan diperlukan jika patung dibuat dengan teknik cetak, misalnya dari bahan seperti gips.

    6. Sendok adukan

    Sendok adukan dapat digunakan untuk mengambil adonan dan menempelkannya pada kerangka patung. Bentuk sendok ini rada lebar dengan tangkai yang biasa terbuat dari kayu.

    Selain alat tersebut, banyak alat lain yang juga bisa digunakan untuk membuat patung. Misalnya gerinda, sudip, amplas, dll. Alat yang digunakan dapat disesuaikan dengan bahan dan teknik pembuatan patung.

    Bahan untuk membuat patung

    Bahan untuk membuat patung bisa dibedakan menjadi 3 kategori, yaitu sebagai berikut.

    1. Bahan lunak

    Bahan lunak merupakan bahan yang mudah dibentuk seperti tanah liat, lilin, sabun, dll.

    a. Tanah liat

    Jika bahan yang digunakan adalah tanah liat, maka harus dipastikan bahwa tanah liat bersih dari kerikil, akar, rumput, dll.

    Pembuatan patung dari bahan tanah liat memerlukan alat butsir untuk mengambil, menambal, dan menambah bahan tanah liat tersebut. Lalu juga untuk menghaluskan permukaan dan celah sempit yang sulit dijangkau menggunakan tangan.

    b. Lilin

    Bahan lilin mudah didapatkan di toko. Tingkat kelunakannya biasanya bermacam-macam dan bisa dipilih.

    c. Sabun

    Bahan sabun biasanya mudah untuk dibentuk, namun sabun memiliki ukuran yang kecil daripada bahan lainnya.

    2. Bahan sedang

    Bahan sedang adalah bahan yang tidak terlalu lunak, namun juga tidak terlalu keras. Contohnya adalah kayu waru, kayu randu, dan kayu mahoni.

    3. Bahan keras

    Bahan yang keras untuk pembuatan patung bisa berupa kayu dan batu.

    a. Kayu

    Bahan kayu keras yang dapat digunakan adalah kayu jati, kayu sonokeling dan kayu ulin. Pembuatan patung dari bahan kayu ini memerlukan berbagai alat yang memadai seperti martil, gergaji, pisau, kapak, amplas, dll.

    b. Batu

    Bahan batu yang bisa digunakan adalah batu padas, batu granit, batu andesit, dan batu marmer. Pembuatan patung dari bahan batu memerlukan berbagai alat seperti pahat baja, martil besi, gerinda, dll.

    Selain bahan tersebut, ada bahan lain yang juga bisa digunakan untuk membuat patung. Misalnya semen, gips, perunggu, emas, dll.