Alat dan Bahan yang Digunakan untuk Membuat Tempe

    Tempe merupakan salah satu makanan yang biasa digunakan untuk lauk nasi. Makanan ini dibuat dari kedelai atau beberapa bahan lain yang diberi ragi. Beberapa tempe yang populer antara lain yaitu benguk, bongkrek, bungkil, gembus, jagung, kacang, lamtoro, dan turi. Lalu apa sih alat dan bahan yang digunakan untuk membuat tempe? Berikut dijelaskan.

    Alat dan bahan

    Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat tempe adalah

    1. Baskom

    Baskom adalah tempat air yang biasa digunakan untuk mencuci sayur dan buah.

    2. Saringan

    Saringan adalah alat yang digunakan untuk memisahkan zat cair dari zat padat. Alat ini bisa dipakai untuk membersihkan barang cair karena memiliki banyak lubang kecil dan halus seperti kain.

    3. Dandang

    Dandang adalah periuk berukuran besar yang biasa digunakan untuk mengukus nasi. Alat ini biasanya dibuat dari logam, yang tradisional dibuat dari tembaga, sementara yang modern dibuat dari alumunium.

    4. Sutil kayu

    Sutil kayu adalah sendok seperti sudu dan bertangkai panjang yang biasa digunakan untuk membalik-balik barang yang dimasak.

    5. Tampah

    Tampah adalah perabot rumah tangga yang dibuat dari anyaman bambu atau bahan lain dengan bentuk bulat untuk menampi beras.

    6. Kompor

    Kompor adalah perapian untuk memasak dengan menggunakan bahan bakar seperti minyak tanah, gas, listrik, dll.

    7. Kipas

    Kipas adalah alat yang digunakan untuk mengibas-ngibas supaya mendapatkan angin. Pada alat untuk membuat tempe, bisa menggunakan kipas biasa maupun kipas angin yang dijalankan dengan listrik.

    8. Bungkus tempe

    Bungkus tempe adalah bahan yang digunakan untuk membungkus tempe. Bahan yang banyak digunakan yaitu daun pisang dan kantong plastik.

    9. Kacang kedelai

    Kacang kedelai adalah biji kedelai yang dipakai sebagai bahan untuk membuat tempe.

    10. Ragi tempe

    Ragi tempe adalah bahan yang digunakan untuk peragian tempe.

    Cara membuat tempe

    Setelah alat dan bahan yang digunakan telah disiapkan, berikut merupakan teks prosedurnya untuk cara membuat tempe.

    1. Cuci semua peralatan yang hendak digunakan hingga bersih, lalu keringkan.

    2. Cuci kacang kedelai hingga bersih.

    3. Rendam kacang kedelai yang telah bersih sekitar 12 hingga 18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi biar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin).

    4. Bila telah lunak, kelupas kulitnya.

    5. Bilas menggunakan air bersih.

    6. Kukus atau rebus biji kedelai yang telah dibilas air hingga lunak.

    7. Tuangkan biji kedelai yang telah lunak ke tampah.

    8. Kipasi hingga tidak terlalu panas.

    9. Taburkan ragi tempe sedikit demi sedikit ke biji kedelai hingga rata, lalu aduk rata.

    10. Masukkan biji kedelai yang telah diberi ragi ke bungkus, bisa daun pisang maupun kantong plastik.

    11. Bila menggunakan kantong plastik sebagai bungkus, maka beri beberapa lubang kecil pada kantong tersebut, bisa menggunakan lidi atau garpu.

    12. Untuk mendapatkan hasil tempe yang sebaik mungkin, waktu yang diperlukan untuk proses fermentasi pada suhu kamar yaitu 1 atau 2 hari atau hingga semua permukaan kacang kedelai telah tertutupi jamurnya. Suhu ruang yang lebih hangat dapat mempercepat proses fermentasi jamur pada tempe.

    Penutup

    Pada umumnya tempe memiliki warna putih, sebab pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji kedelai, sehingga terbentuk tekstur yang memadat. Degradasi unsur kedelai pada fermentasi menjadikan tempe memiliki rasa dan aroma yang khas. Lain dengan tahu, tempe memiliki rasa yang rada masam.

    Awalnya makanan ini biasa dikonsumsi di Indonesia, namun sekarang sudah mendunia. Banyak vegetarian di banyak negara yang menjadikan tempe sebagai makanan pengganti daging. Dengan demikian, sekarang ini tempe tidak hanya diproduksi di Indonesia, namun juga di banyak tempat di luar negeri. Misalkan di Negara Jepang, tempe biasa disebut sebagai Koji.