Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan Agar Disukai HRD

Mello.id – Daftar riwayat hidup atau CV termasuk salah satu hal yang sangat harus diketahui oleh semua pencari kerja atau job seeker. Sebab CV sendiri merupakan hal penting dilengkapi calon pekerja sebelum mencari kerja.

Untuk mencari kerja memang sejak dahulu diketahui dibutuhkan berbagai berkas penting. Berkas penting tersebut berguna untuk menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan si pelamar kerja tersebut. Salah satu berkasnya adalah CV itu sendiri.

CV bisa diketik maupun di tulis tangan, namun lebih banyak perusahaan yang meminta CV tulis tangan. Kalau kamu mau tau lebih jauh tentang daftar riwayat hidup tulis tangan, mari baca artikel ini untuk tau penjelasannya.

Mari Kenali Lebih Jauh Mengenai Daftar Riwayat Hidup

Saat seseorang memutuskan untuk mencari pekerjaan tentu saja mereka akan mencari lowongan pekerjaan baik secara online maupun offline. Tentunya lowongan pekerjaan yang dipilih adalah lowongan pekerjaan dari perusahaan terpercaya.

Sebuah perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan pastinya memberikan berbagai persyaratan. Guna syarat – syarat tersebut adalah untuk menyeleksi para pelamar kerja di perusahaan tersebut.

Bahkan pada saat seseorang baru mau memasukan lamaran, sudah ada persyaratan yang harus mereka penuhi. Syarat – syarat tersebut disebut sebagai syarat dokumentasi yang mana pelamar akan diseleksi berdasarkan kelengkapan dokumen.

Salah satu syarat dokumentasi tersebut adalah CV atau daftar riwayat hidup. CV sendiri merupakan salah satu kelengkapan yang sangat penting dalam melamar sebuah lowongan pekerjaan di sebuah perusahaan.

Fungsi dari CV ini sendiri adalah untuk menjelaskan segala hal mengenai diri kamu. Selain itu keberadaan CV dalam dokumen pendaftaran kerja juga berguna sebagai wadah promosi diri kamu sendiri.

Di dalam CV terdapat banyak hal yang harus kamu lengkapi. Mulai dari data diri pribadi kamu, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan dan pemagangan kamu, hingga kemampuan dan skil yang kamu miliki. Semua harus kamu masukan ke dalam sebuah CV kamu.

Bentuk CV juga ada beragam macam. Ada CV yang dibuat dengan bahasa Inggris dan ada pula dengan bahasa Indonesia. Terdapat pula CV yang dibuat dengan cara diketik lewat laptop atau komputer, dan ada pula CV yang manual ditulis tangan. CV tulis tangan biasanya adalah yang paling sering diminta perusahaan.

CV berbahasa Inggris biasanya ditujukan untuk perusahaan besar dan perusahaan luar negri. Sementara CV berbahasa Indonesia biasanya dipakai untuk melamar di perusahaan yang berasal dari dalam negri.

Nah, lalu apa saja komponen yang harus ada di dalam daftar riwayat hidup tulis tangan? Seperti apa cara membuat CV tulis tangan yang benar? Mari simak lanjutan artikel yang membahas CV tulis tangan ini agar kamu tau jawabannya.

Berbagai Komponen Yang Harus Ada Di Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Seperti yang sudah kamu tau jika CV merupakan salah satu dokumen wajib yang harus dipersiapkan para pencari kerja sebelum melamar di sebuah lowongan. Oleh sebab itu saat mempersiapkan daftar riwayat hidup, kamu harus pastikan sudah membuatnya dengan baik.

Menulis CV bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sama – sama bagus. Tak ada yang lebih bagus di antara keduanya, mau CV bahasa Inggris maupun CV bahasa Indonesia.

Namun hendaknya penggunaan CV berbahasa Indonesia maupun berbahasa Inggris dilakukan sesuai dengan tempatnya. Jangan sembarangan menggunakan CV berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Jika sebuah lowongan pekerjaan berasal dari perusahaan dalam negri dan ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maka jawablah lowongan tersebut dengan melampirkan CV berbahasa Indonesia.

Sementara jika sebuah lowongan ditulis dalam bahasa Inggris dan dibuat oleh perusahaan luar negri. Maka jawablah dengan CV yang ditulis dalam bahasa Inggris pula. Jangan sampai terbalik menggunakan ketentuan CV ini ya.

Pastikanlah saat membuat CV kamu sudah memasukan beragam data penting di dalam CV kamu. Hal ini harus dilakukan agar HRD bisa mengetahui segala hal yang penting tentang kamu.

Lalu apa saja hal yang harus ada di CV tulis tangan tersebut? Berikut ini merupakan beragam hal penting yang harus ada di dalam CV tulis tangan tersebut.

1. Tuliskan Data Diri Yang Sangat Lengkap Tentang Pelamar Kerja

Saat kamu membuat CV kamu dengan cara manual melalui tulisan tangan. Hal pertama yang harus kamu tulis adalah data diri kamu secara lengkap.

Pertama kamu harus membuat sekilas tentang diri kamu. Kamu bisa menceritakan hal yang berhubungan dengan kamu melalui kalimat yang singkat, padat, dan jelas serta membuatnya sepanjang 3 hingga 4 baris saja.

Setelah kamu membuat sekilas tentang diri kamu di CV tersebut. Barulah kamu mulai membuat data diri kamu secara lengkap di CV tersebut.

Mulailah dengan menuliskan nama kamu di awalnya. Setelah itu lanjutkan dengan melengkapi data diri lain seperti tempat dan tanggal lahir kamu, jenis kelamin kamu, status saat ini, hingga alamat tempat tinggal kamu.

Kalau semua sudah kamu tulis secara lengkap, barulah saatnya kamu untuk mengakhiri data tentang kamu. Jangan lupa pastikan data diri yang kamu tulis sudah benar semua ya.

2. Tuliskan Riwayat Pendidikan Dan Pekerjaan Pekerja Dengan Lengkap Dan Jelas

Selain menuliskan data diri di dalam daftar riwayat hidup. Masih ada hal lainnya yang harus dituliskan di CV kamu.

Daftar riwayat pendidikan dan pekerjaan juga perlu dituliskan di dalam CV kamu. Pastikan juga saat menuliskan daftar riwayat pendidikan dan pekerjaan ini kamu menuliskannya dengan jelas dan lengkap.

Pada saat menulis riwayat pendidikan, ada baiknya kamu menuliskannya dari tingkat pendidikan yang paling baru sampai yang paling lama. Sebab HRD akan melihat riwayat pendidikan di mulai dari atas dulu. Jadi ada baiknya menuliskan pendidikan terakhir di bagian paling atas riwayat pendidikan.

Selain itu pastikan menulis daftar riwayat pendidikan secara jelas juga. Tulis nama sekolah atau universitas dan tulis juga tahun berapa kamu masuk dan tamat dari sekolah atau universitas tersebut.

Jika kamu sudah pernah bekerja sebelumnya, kamu juga harus menuliskan riwayat pekerjaan kamu dengan jelas. Sama seperti menulis riwayat pendidikan, tulis juga riwayat kerja dimulai dengan yang terkini hingga yang paling dulu.

Jangan lupa saat menulis riwayat pekerjaan di dalam daftar riwayat hidup. Jelaskan dengan singkat apa yang kamu kerjakan saat bekerja di posisi tersebut. Setidaknya buatlah 2 hingga 3 baris penjelasan yang singkat, padat, dan jelas.

3. Tuliskan Skil Apa Saja Yang Kamu Miliki Untuk Melamar Di Sebuah Lowongan Pekerjaan.

Untuk melengkapi tampilan CV kamu menjadi lebih baik dan lebih menarik. Kamu juga harus melengkapinya dengan skil apa saja yang kamu miliki.

Tak harus hard skill saja yang kamu bisa tuliskan di dalam CV yang kamu punya. Dalam daftar riwayat hidup itu kamu juga bisa menuliskan soft skill yang kamu miliki.

Pastikan tuliskan skil kamu dengan singkat dan jelas ya. Agar HRD dapat mengerti dengan baik apa saja nilai plus kamu dibandingkan kandidat lainnya.

4. Tuliskan Penutup Dan Bubuhkan Tanda Tangan Pelamar

Jika kamu sudah menulis semua jenis informasi tersebut dalam daftar riwayat hidup kamu. Tentu kamu harus menutup CV tersebut dengan baik.

Untuk menutup CV tersebut kamu bisa menutupnya dengan kata penutup. Gunakanlah kata penutup yang sopan untuk mengakhiri daftar riwayat hidup tersebut.

Jangan lupa setelah menambahkan kata penutup, kamu harus lengkapi dengan tanggal dan nama pengirim, Setelah itu bubuhkan juga tanda tangan kamu di atas CV tersebut.

Berbagai Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Membuat daftar riwayat hidup tulis tangan tentu saja tak semudah membuat CV dengan cara diketik. Sebab kalau kamu membuat CV dengan diketik, maka sudah jelas hasil CV kamu akan rapi dan bagus.

Menulis CV bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sama – sama bagus. Tak ada yang lebih bagus di antara keduanya, mau CV bahasa Inggris maupun CV bahasa Indonesia.

Namun hendaknya penggunaan CV berbahasa Indonesia maupun berbahasa Inggris dilakukan sesuai dengan tempatnya. Jangan sembarangan menggunakan CV berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Jika sebuah lowongan pekerjaan berasal dari perusahaan dalam negri dan ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maka jawablah lowongan tersebut dengan melampirkan CV berbahasa Indonesia.

Sementara jika sebuah lowongan ditulis dalam bahasa Inggris dan dibuat oleh perusahaan luar negri. Maka jawablah dengan CV yang ditulis dalam bahasa Inggris pula. Jangan sampai terbalik menggunakan ketentuan CV ini ya.

Hal ini tentu berbeda bila membuat CV dengan cara tulis tangan. Yang mana ada resiko tulisan CV menjadi tak rapi maupun hasil CV yang kurang memuaskan.

Untuk membuat CV tulis tangan pun tampak rapi dan indah, kamu perlu memperhatikan beberapa hal. Berikut ini merupakan hal yang harus diperhatikan dalam membuat CV tulis tangan.

1. Gunakan Kertas Dengan Kualitas Paling Baik Saat Membuat CV

Permasalahan yang sering kali dialami saat membuat CV tulis tangan adalah tulisan CV yang tertembus ke belakang kertas. Hal ini tentu akhirnya membuat tampilan CV menjadi kurang bagus.

Untuk menghindari permasalahan umum seperti ini saat menulis CV tulisa tangan, ada yang bisa kamu lakukan. Hal itu adalah mengganti kualitas kertas yang akan dipakai untuk membuat CV menjadi kertas dengan kualitas yang jauh lebih baik lagi.

2. Tulis Serapi Mungkin Dan Hindari Kesalahan Tulis

Saat membuat daftar riwayat hidup secara tulis tangan, kerapian dan kebersihan tulisan adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan. Namun sebisa mungkin kamu harus membuat tulisan yang rapi dan bersih.

Tulisan yang rapi dalam daftar riwayat hidup akan sangat membantu kamu dalam melamar pekerjaan. Sebab tulisan yang rapi akan membuat HRD lebih mudah membaca CV kamu.

Kebersihan tulisan dan minimnya typo atau sakah tulis juga merupakan poin penting. CV yang tak banyak salah tulisnya akan menandakan kamu sebagai pelamar yang penuh kehati – hatian dan sangat perhatian pada detail kecil.

3. Buat Beberapa Salinan CV Sekaligus

Saat membuat daftar riwayat hidup secara manual menggunakan tulisan tangan. Sangat penting untuk mempersiapkan diri pada berbagai kemungkinan terburuk.

Tentu saja kemungkinan terburuk dalam menulis CV secara manual ada beragam. Mulai dari kertas CV yang basah terkena air, kertas yang robek, hingga kertas yang kotor karena berbagai hal.

Untuk menangani hal ini kamu bisa coba mengantisipasinya. Tentu saja cara mengantisipasi hal tersebut adalah dengan membuat salinan CV sebanyak mungkin dan menyimpan salinannya di tempat yang sangat aman.

Contoh Membuat CV Tulis Tangan Yang Bisa Kamu Tiru

Jika kamu merasa kesulitan untuk membuat CV tulis tangan karena kamu bingung apa yang harus ditulis. Kamu tak perlu merasa bingung lagi dalam menulis CV tulis tangan. Karena berikut ini diberikan contoh CV tulis tangan yang bisa kamu coba juga saat menulis CV tulis tangan.

Daftar Riwayat Hidup (CV)

Saya yang bertanda tangan di bawah ini dengan data diri sebagai berikut:

Nama: Lenny Sri Multati

Tempat / Tanggal Lahir: Kayu Aro / 31 Januari 1988

Status Saat Ini: Lajang

Alamat: Jalan Karang No. 323

Email Pribadi: Lenny2301@gmail.com

Nomor HP yang Dapat Dihubungi:089267635271

Daftar Riwayat Pendidikan:

  • SMK 01 Kayu Aro (2004 – 2007)
  • SMP 27 Kayu Aro (2001 – 2004)
  • SD 12 Kayu Aro (1995 – 2001)

Daftar Riwayat Kerja:

2007 – 2012, Quality Control di PT Sinar Abadi

Skil dan Kompetensi

  • Analisis Kimia Dasar
  • Analisis Spektofotometri
  • Operator Alat Penunjang Analisis Kimia
  • Mampu Bekerja Sama di Dalam Tim
  • Disiplin dan Cepat Belajar

Demikianlah daftar riwayat hidup atau CV ini telah saya buat dengan sebenar – benarnya

Kayu Aro, 31 Februari 2013

(Tanda Tangan Penulis Daftar Riwayat Hidup)

Lenny Sri Multati

FAQ

Apakah Daftar Riwayat Hidup Atau CV Sama Dengan Resume?

Tidak, CV tak akan sama dengan resume. CV merupakan kelengkapan pendaftaran kerja yang berisikan segala hal mengenai kamu. Sementara resume adalah kelengkapan pendaftaran kerja yang isinya benar – benar ringkas dan tak memuat semua informasi tentang kamu.

Mana Yang Lebih Baik, Menulis Daftar Riwayat Hidup Berbahasa Indonesia Atau Berbahasa Inggris?

Menulis CV bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sama – sama bagus. Tak ada yang lebih bagus di antara keduanya, mau CV bahasa Inggris maupun CV bahasa Indonesia.

Namun hendaknya penggunaan CV berbahasa Indonesia maupun berbahasa Inggris dilakukan sesuai dengan tempatnya. Jangan sembarangan menggunakan CV berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Jika sebuah lowongan pekerjaan berasal dari perusahaan dalam negri dan ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maka jawablah lowongan tersebut dengan melampirkan CV berbahasa Indonesia.

Sementara jika sebuah lowongan ditulis dalam bahasa Inggris dan dibuat oleh perusahaan luar negri. Maka jawablah dengan CV yang ditulis dalam bahasa Inggris pula. Jangan sampai terbalik menggunakan ketentuan CV ini ya.

Akhir Kata

Itulah berbagai hal yang perlu kamu pahami mengenai daftar riwayat hidup tulis tangan. Selamat menggunakan contoh daftar riwayat hidup tulis tangan itu untuk membuat CV kamu sendiri pula.

Simak artikel menarik lainnya berikut ini :

Tinggalkan Balasan