Contoh Makalah Bioteknologi Konvensional dan Modern

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang memiliki peran sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan Oleh karena itu di dalam makalah bioteknologi ini akan disajikan informasi mengenai aplikasi bioteknologi baik bioteknologi tradisional dan modern terhadap berbagai bidang kehidupan.

Makalah Bioteknologi untuk Kehidupan dari Aplikasi Konvensional Hingga Modern

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Bioteknologi adalah cabang ilmu dalam biologi yang melibatkan berbagai disiplin ilmu untuk mengembangkan teknologi dan juga penggunaan teknik-teknik yang dibutuhkan untuk memanfaatkan makhluk hidup serta unsur-unsurnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup manusia.

Berbagai negara maju hari ini memfokuskan penelitiannya terhadap pengembangan ilmu bioteknologi serta penerapannya di kehidupan sehari-hari. Tercatat negara-negara maju seperti Amerika, China dan Jepang memproduksi puluhan ribu hingga ratusan ribu jurnal sejak tahun 1996 sampai 2016 di bidang bioteknologi.

Sementara jumlah jurnal yang dihasilkan oleh Indonesia di bidang bioteknologi sejak tahun 1996 sampai 2016 hanya sebanyak ratusan jurnal saja. Hal tersebut menunjukkan masih rendahnya aktivitas riset bidang bioteknologi di tanah air.

Padahal sebagai salah satu cabang ilmu, bioteknologi memiliki peran yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan. Bioteknologi diketahui sangat berperan di bidang pemuliaan tanaman, bidang medis, hingga pengolahan pangan.

Oleh karena itu dalam makalah ini akan disajikan informasi mengenai aplikasi bioteknologi baik bioteknologi tradisional dan modern terhadap berbagai bidang kehidupan.

2. Rumusan Masalah

Masalah yang diangkat di dalam makalah ini adalah aplikasi bioteknologi meliputi bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern di berbagai bidang kehidupan. Masalah yang juga diangkat mengenai perkembangan bioteknologi modern hari ini.

3. Tujuan Makalah

Berdasarkan uraian di atas, makalah ini bertujuan untuk memaparkan apa saja peran bioteknologi dalam kehidupan manusia baik bioteknologi modern maupun bioteknologi konvensional serta sejauh mana perkembangan bioteknologi modern hari ini.

BAB II PEMBAHASAN

A. Peran Bioteknologi Konvensional untuk Kehidupan

Bioteknologi merupakan cabang ilmu yang berfokus kepada pengembangan teknologi yang terkait dengan penggunaan makhluk hidup meliputi sel tubuh, virus, fungsi, bakteri dan sebagainya untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Oleh karena itu, bioteknologi tidak hanya mengandalkan ilmu biologi semata namun juga ilmu terapan atau murni yang lainnya seperti teknologi, ilmu informasi, komputer, kimia dan sebagainya.

1. Bioteknologi untuk Mengendalikan Hama

Pengendalian hama juga sudah banyak yang menggunakan aplikasi bioteknologi. Aplikasi bioteknologi lebih disukai dibandingkan penggunaan pestisida karena dapat mencemari lingkungan. Teknik bioteknologi yang dipakai adalah menggunakan predator alamiah, memutus siklus hidup dari hama dan lainnya.

2. Mikroorganisme untuk Produksi Pangan

Bioteknologi melalui penggunaan mikroorganisme telah lama dikenal masyarakat untuk membuat aneka ragam olahan pangan. Tempe misalnya adalah salah satu produk bioteknologi konvensional yang memanfaatkan fermentasi oleh jamur Rhizopus oryzae pada biji kedelai.

Kecap juga merupakan produk pangan hasil bioteknologi dengan jamur Aspergillus wentii. Fermentasi pada susu dengan bakteri lactobacillus bulgaricus menghasilkan minuman yang disebut yoghurt juga memanfaatkan proses bioteknologi.

B. Peran Bioteknologi Modern untuk Kehidupan

1. Teknik Hibridisasi Pemuliaan Tanaman

Bioteknologi juga sangat berguna di bidang pemuliaan tanaman melalui teknik hibridisasi untuk memperoleh varietas unggul. Teknik ini sudah banyak dimanfaatkan untuk mendapatkan varietas kacang-kacangan, padi, dan serealia yang lebih enak, bisa disimpan lama dan tanah penyakit.

2. Bioteknologi untuk Kesehatan

Di berbagai bidang kesehatan seperti pembuatan vaksin, antibiotika, rekayasa genetika untuk perbaikan kimia tubuh dan sebagainya. Bioteknologi dimanfaatkan untuk mengobati penyakit keturunan seperti hemofilia dengan teknik perbaikan kimia tubuh.

C. Perkembangan Bioteknologi Modern Terbaru

1. Duplikasi Embrio Manusia untuk Kelahiran Anak Kembar Identik

Salah satu penelitian di bidang bioteknologi yang cukup menggemparkan dunia kedokteran modern hari ini adalah penelitian teknik duplikasi yang dilakukan oleh Dr. Jerri Leborn Hall.

Dr. Jerri Leborn Hall merupakan ilmuwan medis dari George Washington University yang berhasil menerapkan teknik duplikasi pada embrio manusia. Dr. Jerri melakukan riset pembelahan embrio manusia agar dihasilkan beberapa embrio duplikat.

Tujuan teknik duplikasi embrio manusia yang diperkenalkan Dr. Jerri itu adalah untuk memperoleh beberapa janin kembar identik di luar proses kehamilan normal dengan jumlah janin yang bisa disesuaikan dengan keinginan orangtuanya.

Teknik ini bisa dilakukan apabila proses pembuahan melalui pertemuan sel telur dan sel sperma terjadi di luar tubuh sang ibu. Metode yang disebut kloning embrio ini akan menghasilkan duplikat embrio yang kemudian dimasukkan ke rahim ibu untuk tumbuh berkembang menjadi janin yang sehat.

Secara sekilas, teknik ini mungkin hampir mirip dengan bayi tabung namun pada metode kloning duplikasi embrio dilakukan “penggandaan” jumlah embrio yang dihasilkan.

2. Teknik Bayi Tabung

Teknik bayi tabung atau in-vitro fertilization (IVF) bisa dikatakan merupakan perkembangan bioteknologi modern yang sudah cukup “established” atau mumpuni dan banyak digunakan di berbagai negara hari ini.

Teknik bayi tabung dimanfaatkan oleh banyak pasangan suami istri yang ingin memiliki keturunan namun kesulitan untuk memiliki anak melalui metode pembuahan alami atau konvensional. Keberhasilan penggunaan metode bayi tabung sendiri saat ini mencapai 30% sampai 40% berdasarkan penelitian.

Angka ini menjadikan teknologi in-vitro fertilization (IVF) sebagai alat bantu kehamilan dengan peluang keberhasilan tertinggi dibandingkan metode inseminasi intra uterin dan obat kesuburan.

Proses bayi tabung bisa digambarkan secara sederhana sebagai cara untuk membantu pertemuan sel telur dan sel sperma pasangan suami istri di luar tubuh manusia yakni di laboratorium. Hasil pembuahan kedua sel dimasukkan di dalam inkubator khusus agar berkembang menjadi embrio.

Jika embrio sudah berkembang maka embrio diinjeksikan ke dalam rahim sang ibu. Setelah diinjeksi ke dalam rahim, pasangan harus menunggu dua minggu atau Two Weeks Waiting (TWW) untuk melihat apakah embrio berhasil berkembang di dalam rahim dan bisa tumbuh menjadi janin sehat yang normal.

3. Teknologi Kloning

Kloning disebut-sebut sebagai salah satu terobosan terbesar di bidang bioteknologi modern hari ini. Teknologi kloning adalah metode mereproduksi makhluk hidup sel banyak tanpa melalui proses reproduksi konvensional yakni lewat pembuahan sel ovum dan sel sperma.

Teknologi kloning berbeda dari teknologi bayi tabung meski sama-sama mereproduksi makhluk hidup baru bersel banyak di luar cara perkawinan atau reproduksi konvensional.

Pada teknologi kloning, sel yang digunakan bisa selain sel sperma seperti sel dari jaringan tubuh, rambut, sel dalam darah, sel mukosa dalam mulut dan lainnya. Sel yang digunakan memiliki informasi DNA makhluk lain yang ditanam ke dalam sel telur agar berkembang menjadi makhluk yang persis dengan induknya.

Teknik kloning diklaim telah berhasil dilakukan oleh peneliti dari Stemagen Corp di La Jolla, California. Mereka mengembangkan teknik yang disebut Somatic Cell Nuclear Transfer atau SCNT.

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

Cabang ilmu bioteknologi adalah salah satu bidang keilmuwan yang berkembang sangat pesat hari ini di berbagai negara maju. Bioteknologi memiliki peran sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan seperti medis, pemuliaan tanaman, pengolahan pangan, kesehatan dan lainnya.

Kemajuan bioteknologi didukung oleh penemuan teknologi rekayasa genetika, DNA rekombinan, kultur jaringan, kloning, duplikasi sel dan sebagainya.

B. SARAN

Perlunya dukungan dana, peralatan riset, tenaga ahli hingga buku-buku referensi yang mumpuni demi perkembangan ilmu bioteknologi di Indonesia hari ini. Apalagi bioteknologi memiliki peran yang sangat besar terhadap berbagai bidang kehidupan.

Bioteknologi menggabungkan antara cabang ilmu biologi dan ilmu lainnya yang berperan sangat besar terhadap berbagai bidang kehidupan. Makalah bioteknologi di atas menunjukkan bahwa bioteknologi sudah dimanfaatkan manusia sejak dulu dan terus berkembang di zaman modern ini.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan