Doa Nabi Ibrahim Ketika Dibakar dan Meminta Keturunan Sholih

Doa Nabi Ibrahim – Nabi Ibrahim adalah salah satu nabi yang diakui dan dimuliakan dalam agama Islam, dikenal sebagai ayah para nabi karena keturunannya menjadi nabi-nabi terkenal seperti Nabi Ismail dan Nabi Ishaq.

Selain daripada itu dalam agama Islam Nabi Ibrahim dikenal sebagai “Khalilullah” atau “Sahabat Allah”, karena kesetiaannya kepada Allah SWT. Kisah hidup Nabi Ibrahim diabadikan dalam Al-Quran, dan ia dianggap sebagai teladan bagi umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam.

Ketika Nabi Ibrahim berusia sekitar 30 tahun, Allah SWT berkalam kepadanya dan meminta agar ia meninggalkan penyembahan berhala dan menyembah hanya Allah SWT. Nabi Ibrahim kemudian mengajarkan agama tauhid kepada masyarakat sekitar, namun tidak semua orang mau mengikutinya.

Beberapa Bacaan Doa Nabi Ibrahim Yang Populer

Dalam perjalanannya, Nabi Ibrahim harus menghadapi berbagai ujian yang sangat berat, termasuk diperintahkan untuk mengorbankan putranya sendiri, Nabi Ismail. Akan tetapi pada saat yang sama Allah SWT memberikan pengganti kurban untuk Nabi Ismail sehingga putranya tetap selamat.

Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah SWT karena ia percaya bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kuasa dan kekuatan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.

Ia menyadari bahwa Allah SWT adalah satu-satunya yang memiliki kekuasaan penuh atas alam semesta dan segala yang ada di dalamnya.

Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa berdoa merupakan cara untuk mengakui kelemahan dan ketergantungan kita sebagai manusia terhadap Allah SWT serta sebagai bentuk kesetiaan dan pengabdian kepada-Nya.

Selain itu, Nabi Ibrahim juga mengajarkan bahwa berdoa merupakan cara untuk memperkuat ikatan spiritual antara manusia dengan Allah SWT, sehingga manusia bisa merasa dekat dan bersatu dengan-Nya.

Agar pembaca dapat mudah menemukan dan memahami beberapa bacaan doa Nabi Ibrahim yang populer hingga saat ini, maka simak rangkumannya di Mello.id.

Doa Nabi Ibrahim Untuk Jodoh

Sekilas kisah perjalanan hidup Nabi Ibrahim yang diabadikan dalam cerita dibeberapa agama, terdapat kisah tentang pencarian jodohnya untuk putranya yakni Nabi Ismail.

Nabi Ibrahim meminta agar Allah SWT memberikan jodoh yang baik untuk Nabi Ismail, dalam perjalannya. Kemudian Allah SWT memberitahukan bahwa ia akan menikahi seorang wanita bernama Qatrah yang berasal dari suku Juhaiman.

Pada saat datangnya waktu dewasa Nabi Ibrahim mengirimkan seorang utusan untuk mencari Qatrah yang akan dijodohkan kepda Nabi Ismail. Setelah berhasil menemukannya, utusan tersebut memberitahu bahwa Nabi Ismail telah dipilih oleh Allah SWT sebagai jodohnya.

Adapun bacaan doa Nabi Ibrahim untuk jodoh adalah seperti dibawah ini :

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyaatinaa qurrata a’yuniw waj’alnaa lil-muttaqiina imaamaa

Artinya :

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Doa tersebut diatas termaktub didalam Al-Qur’an surat Al-Furqon ayat 74, termasuk doa yang populer dikalangan ummat islam untuk dibaca mohon didatangkan jodoh dan sebagai doa Nabi Ibrahim meminta keturunan.

Doa Nabi Ibrahim Minta Rezeki

Meskipun pada dasarnya dalam kisah Nabi Ibrahim tidak ada secara khusus meminta rezeki kepada Allah SWT. Akan tetapi ada beberapa ayat yang menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim meminta keberkahan terhadap negeri agar aman dan tidak menyembah berhala.

Adapun bacaan doa Nabi Ibrahim yang tertulis didalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 35 sebagai berikut :

وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهِيْمُ رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّعْبُدَ الْاَصْنَامَ ۗ

Wa iż qaala ibraahiimu rabbij‘al haażal balada aaminaw wajnubnii wa baniyya an na‘budal-aṣnaama.

Artinya :

(Ingatlah) ketika Ibrahim berdoa, “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari penyembahan terhadap berhala-berhala.

Doa Nabi Ibrahim Untuk Anaknya

Dalam Al-Quran, terdapat kisah tentang doa Nabi Ibrahim untuk anaknya yang hingga saat ini doa tersebut diamalkan dan dibaca oleh ummat islam. Dalam kisah tersebut, Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah SWT untuk memberikan keturunan yang baik dan shaleh kepada dirinya dan keluarganya.

Kemudian, Allah SWT memberikan kabar baik bahwa doa Nabi Ibrahim akan dikabulkan dan memberikan janji bahwa keturunan Nabi Ibrahim akan terus berlanjut hingga generasi selanjutnya.

Doa Nabi Ibrahim juga menunjukkan bahwa pentingnya memiliki keturunan yang baik dan shaleh, yang bisa meneruskan perjuangan dalam hal kebaikan di dunia ini.

Adapun bacaan doa Nabi Ibrahim Untuk Anaknya dapat dilihat dibawah ini :

رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

“Rabbi hab li minas-saalihiin.”

Artinya :

“Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh.”

Bacaan doa tersebut diatas diabadikan dalam Al-Qur’an surat  As Shaffat ayat 100, yang oleh kebanyakan ummat muslim. Dijadikan sebagai doa atau amalan untuk meminta keturunan sholih/sholihah serta doa Nabi Ibrahim agar anak rajin sholat

Doa Nabi Ibrahim Ketika Dibakar

Dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim pernah dicoba dengan dijatuhi hukuman pembakaran oleh kaum Namrud, karena menentang penyembahan berhala dan mengajak manusia untuk beriman hanya kepada Allah SWT.

Nabi Ibrahim dicampakkan ke dalam kobaran api yang sangat besar, akan tetapi mukjizat Allah SWT terjadi ketika api tersebut membesar dan terlihat membahayakan bagi siapa pun yang ingin mendekatinya. Kemudian, Allah SWT memerintahkan api tersebut untuk menjadi sejuk dan aman bagi Nabi Ibrahim.

Setelah api padam kayu yang dibuat bahan bakar habis menjadi abu dan arang sehingga menurut kaum namrud pasti Nabi Ibrahim hangus terbakar dan tidak tersisa. Namun seketika mata orang-orang yang melihat kejadian itu terbelalak karena Nabi Ibrahim masih hidup san tidak terbakar sedikitpun.

Adapun bacaan doa Nabi Ibrahim ketika dibakar adalah seperti dibawah ini :

Qulna ya nauru kuuni bardan wasalaaman ‘ala ibroohima.

Artinya :

“Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.”

Kisah doa tersebut diatas diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 68 – 70 Allah SWT berfirman :

قَالُوْا حَرِّقُوْهُ وَانْصُرُوْٓا اٰلِهَتَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ # قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ # وَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَخْسَرِيْنَ ۚ

Qaaluu ḥarriquuhu wanṣuruu aalihatakum in kuntum faa‘iliina, Qulnaa yaa naaru kuunii bardaw wa salaaman ‘alaa ibraahiima, Wa araaduu bihii kaidan fa ja‘alnaahumul akhsariina.

Artinya :

Mereka berkata, “Bakarlah dia (Ibrahim) dan bantulah tuhan-tuhan kamu jika kamu benar-benar hendak berbuat.” Kami (Allah) berfirman, “Wahai api, jadilah dingin dan keselamatan bagi Ibrahim!”. Mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim, tetapi Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi.

Penutup

Demikianlah himpunan beberapa doa Nabi Ibrahim yang populer dikalangan ummat muslim, semoga dapat bermanfaat untuk ummat yang seang mencari dan membutuhkan. Wallahu A’lam…

Baca Juga :

 

Tinggalkan Balasan