Doa Nabi Yunus Ketika Dalam Perut Ikan (Arab, Latin, Arti)

Doa Nabi Yunus – Nabi Yunus adalah salah satu nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk menyebarkan ajaran kebaikan di kalangan umatnya pada zaman dahulu kala. Termasuk dari 25 Nabi dan Rosul yang wajib diimani oleh umat islam yakni Nabi Yunus.

Kisah Nabi Yunus yang terkenal dalam Al-Quran yaitu ketika ia berusaha melarikan diri dari tugas dakwah yang diberikan Allah. Kemudian oleh Allah diberikan hukuman yakni dengan ditelan oleh seekor ikan besar.

Setelah beberapa hari di dalam perut ikan Nabi Yunus akhirnya berdoa memohon ampunan dari Allah SWT dan dikeluarkan dari ikan tersebut.

Doa Nabi Yunus Yang Populer Dikalangan Umat Islam

Ada beberapa kejadian dalam kisah Nabi Yunus yang menginspirasi dirinya untuk berdoa kepada Allah SWT. Salah satu kejadian yakni seperti yang telah disampaikan diatas yang yakni ketika Nabi Yunus ditelan oleh ikan besar.

Dalam kondisi yang putus asa dan terjebak di dalam perut ikan yang gelap, Nabi Yunus merasa tidak berdaya dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Ia berdoa dengan penuh kerendahan hati, meminta ampun atas kesalahannya dan berjanji untuk kembali ke jalan yang benar.

Sikap Nabi Yunus berdoa kepada Allah SWT memberikan contoh kepada kita tentang keyakinan akan kekuasaan dan kasih sayang Allah SWT yang maha pengampun dan maha penyayang.

Untuk lebih jelasnya terkait pembahasan bacaan doa Nabi Yunus maka simaklah keterangan berikut ini hanya di Mello.id

Doa Nabi Yunus Ketika Dalam Perut Ikan

Nabi Yunus diutus untuk menyampaikan dakwah kepada kaumnya yang tidak taat kepada Allah SWT sontak pesan dakwah tersebut ditolak bahkan sang nabi di ancam untuk dibunuh. Dari kejadian tersebut Nabi Yunus memutuskan untuk pergi meninggalkan kota tersebut dan melarikan diri ke pelabuhan dengan meninggalkan tugas dakwah dari Allah SWT.

Dalam perjalanan dia naik ke sebuah kapal yang akan membawanya ke tempat yang jauh, akan tetapi Allah SWT mengirimkan badai yang sangat besar dan kapal yang ditumpangi Nabi Yunus hampir tenggelam.

Karena isi kapal tersebut berlebih sehingga sebuah kapal tersebut oleng kemudian para penumpang berunding siapa sekiranya yang akan turun dan terjun kelaut.

Karena jika ditunjuk atau mencalonkan diri tidak ada yang mau, kemudian mereka mengundinya, undian pertama hingga ke tiga tertuju pada Nabi Yunus. Wal hasil beliaulah yang terjun kelaut membuangkan badannya.

Sebelum tubuh Nabi yunus masuk kelaut sebuah ikan besar menelan Nabi Yunus dan dia berada dalam perut ikan tersebut selama kurang lebih tiga hari.

Kejadian ini menjadikan nabi Yunus sadar akan kesalahannya meninggalkan perintah dakwah sebagai Nabi, dari sinilah nabi yunus berdoa kepada.

Adapun doa Nabi Yunus ketika dalam perut ikan adalah seperti dibawah ini :

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Laa Ilaha Illa Anta Subhanaka Innii Kuntu Minadz Dzholimiin“

Artinya :

“Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang dzholim“

Sebenarnya do’a ini termaktub dalam surat Al-Anbiya’ ayat ke-87 Allah SWT berfirman :

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

Yang artinya :

“Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdo’a dalam keadaan yang sangat gelap, (“Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim”)”.

Doa Nabi Yunus Dibaca Berapa Kali

Doa Nabi Yunus termasuk salah satu doa yang terdapat dalam Al-Quran dan boleh diamalkan oleh umat Islam. Doa tersebut dapat dijadikan sebagai sarana untuk memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai kesulitan dan masalah.

Dikalamkan dalam doa nabi yunus yang termaktub didalam Al-qur’an bahwa, Nabi Yunus menyatakan keyakinannya bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kekuasaan mutlak dan mengakui kesalahannya sebagai manusia yang zhalim. Kemudian Ia memohon perlindungan dan pertolongan kepada Allah SWT untuk keluar dari kesulitan yang dia alami.

Adapun untuk kaidah berapa kali membacanya tidak dijelaskan dalam sebuah Al-Qur’an atau hadis. Akan tetapi jika ingin mengamalkan sebuah doa terutama dalam menghadapi berbagai kesulitan dan masalah.

Simak berikut adalah cara mengamalkannya :

Membaca doa Nabi Yunus dengan tajwid yang benar

Sebelum mengamalkan doa Nabi Yunus, pastikan bahwa Anda sudah memahami tajwid atau cara membaca Al-Quran dengan benar.

Karena doa tersebut termaktub didalam kitab suci Al-Qur’an sehingga jika cara membacanya benar maka arti dan tujuannya insya Allah akan tepat sasaran. Selain itu cara membaca doa Nabi Yunus harus dengan benar dan tidak boleh tergesa-gesa ketika membacanya.

Membaca doa dengan khusyuk

Membaca doa sebagai pemudah kelancaran hajat apapun tentunya tidak dibenarkan jika membacanya asal-asalan, begitu juga dengan membaca doa Nabi Yunus. Upayakan membacanya dengan hati yang khusyuk dan penuh pengharapan kepada Allah SWT.

Membaca doa pada waktu yang tepat

Setiap hamba yang berdoa tentunya ingin sekali doa tersebut dikabulkan Allah terlebih jika melantunkan Doa Nabi Yunus. Meskipun pada dasarnya dapat dibaca kapan saja, akan tetapi disarankan untuk membacanya pada waktu-waktu yang dianjurkan seperti setelah shalat fardhu lima waktu atau pada malam hari setelah melaksanakan sholat tahajud atau hajat.

Mengulang-ulang doa

Ketika hajat atau keinginan sangat ditunggu pencapaiannya maka memohon kepada Allah SWT tidak hanya sekedarnya saja, meskipun sudah dikuatkan dengan ikhtiar. Maka solusinya adalah mengulang-ulang doa Nabi Yunus hal ini dapat memperkuat keyakinan seorang hamba dan untuk terkabulnya hajat dan keinginan yang dinanti kehadirannya.

Memohon dengan sungguh-sungguh

Hal apapun jika ingin tercapai, maka raihlah dengan kesungguhan, tidak setengah-setengah atau bahkan main-main, begitu pula pada Saat membaca doa Nabi Yunus. Maka sampaikanlah permohonan tersebut dengan sungguh-sungguh dan tulus kepada Allah SWT.

Berdoa dengan keikhlasan

Selain kesungguhan dalam berdoa maka perlu diingat juga bahwa doa yang dipanjatkan harus dilakukan dengan keikhlasan dan niat yang benar. Karena Allah SWT melihat niat dari para hambanya yang sedang berdoa, yang dapat menjadikan pengaruh untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Penutup

Demikianlah penjelasan terkait bacaan doa Nabi Yunus yang ditulis dalam sebuah Artikel Mello.id semoga bermanafaat. Wallahu A’lam,,,,

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan