Doa Sesudah Makan (Arab, Latin, Terjemahan) & Adabnya

Mello.id – Makan adalah kebutuhan sehari-hari bagi manusia untuk mengisi energi tubuh dengan pasokan makanan yang sehat dan bergizi. Agar pasokan makanan tersebut menjadi berkah dalam tubuh, maka dianjurkan untuk membaca doa sesudah makan dan juga sebelumnya.

Doa tersebut bertujuan sebagai bentuk rasa syukur terhadap makanan yang diperoleh dan menjadi sesuatu yang baik di dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh pada saat makanan masuk ke dalam tubuh, zat yang ada di dalamnya akan menjadi energi untuk melakukan kegiatan seperti ibadah.

Jika makanan yang masuk disertai dengan doa, maka tubuh akan mendapatkan pasokan kebaikan sehingga berdampak pada kelakuan baik yang dikerjakan. Bacaan doa sebelum dan sesudah makan akan dirangkum dalam artikel berikut ini.

Bacaan Doa Sebelum Makan

Sebelum memulai makan, dianjurkan untuk membaca doa. Doa tersebut menandakan bahwa seorang muslim telah menyerahkan dirinya kepada Allah SWT dan bersyukur dengan sepenuh hati atas nikmat makanan yang diberikan.

Bahkan jika lupa membaca doa sebelum makan, ada doa pengganti yang bisa diucapkan ketika sedang makan. Begitulah pentingnya membaca doa saat makanan akan disantap. Rezeki yang diterima dalam bentuk makanan tersebut patut untuk disyukuri dengan cara berdoa.

Berikut ini bacaan doa sebelum makan yang bisa diamalkan oleh umat muslim.

اللَّهُمَّ بارِكْ لَنا فِيما رَزَقْتَنا وَقِنا عَذَابَ النَّارِ باسم اللَّهِ

Allahumma baarik lanaa fi maa razaqtana wa qina adzaban nar, bismillah.

Artinya:

“Ya Allah, berkahilah kami pada apa yang telah Engkau karuniakan dan lindungilah kami dari siksa neraka. Bismillah (atas nama Allah SWT).”

Bacaan Doa Sesudah Makan

Tidak hanya sebelum menyantap makanan, apabila sudah selesai makan juga dianjurkan untuk berdoa. Tentu saja masih dalam bentuk rasa syukur atas kesempatan makan yang diberikan Allah SWT pada saat itu, karena setiap umat muslim pastinya tidak ingin nikmat makannya diambil oleh penciptanya.

Selain itu, doa sesudah makan ini menjadi wujud bahwa Allah SWT mencintai seluruh umat-Nya dengan kasih sayang dan sepenuh hati. Dia telah memasukkan umat muslim ke dalam doa tersebut agar seluruh masing-masingnya mendapatkan rezeki untuk menikmati makanan.

Bacaan doa ketika sudah selesai makan dapat dilihat berikut ini.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alanaa minal muslimiin.

Artinya:

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang muslim.”

Bacaan Ketika Lupa Membaca Doa Sebelum Makan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya saat lupa membaca doa sebelum makan, ada bacaan atau doa penggantinya. Untuk mengatasi kesalahan tersebut, bisa membaca doa di bawah ini. Dengan demikian, bentuk rasa syukur sebelum makan masih bisa dilakukan dengan baik.

بِسْمِ اللهِ فِىِ أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi.

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya.”

Bacaan Doa Sesudah Makan Ketika Merasa Kenyang

Makan sebaiknya diakhiri apabila perut mulai merasa kenyang. Untuk itu, makanlah sesuai dengan porsi dan kesanggupan yang dimiliki. Tidak dianjurkan untuk makan berlebihan sehingga perut merasa lebih kenyang bahkan makanan jadi tersisa.

Dengan demikian, porsi makan harus diperhatikan agar bisa berhenti tepat ketika merasa sudah kenyang. Pada saat kondisi tersebut terjadi, bisa diamalkan doa berikut ini.

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ غَيْرَ مكفور وَلَا مُوَدَّعٍ

Alhamdulillahi hamdan katsiran thoyyiban mubarakan fihi ghaira makfurin wa muwadda’in.

Artinya:

” Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan berkah, yang senantiasa tidak diingkari nikmatnya dan tidak terputus.”

Adab Ketika Makan dan Sesudah Makan

Selain membaca doa sesudah makan, wajib menerapkan beberapa adab berikut ini. Adab tersebut mampu menambah kesan nikmat makanan yang akan dimasukkan ke dalam tubuh. Apabila makan dilakukan tanpa adab, maka keberkahannya akan ikut berkurang.

1. Makan dan Minum Menggunakan Tangan Kanan

Adab pertama ini adalah ajaran yang langsung disampaikan oleh Rasulullah SAW. Makan dan minum melalui tangan kanan adalah bentuk kebersihan dan rasa hormat terhadap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh.

2. Berdoa Sebelum dan Sesudah Makan

Adab kedua ini sudah jelas sangat penting berdasarkan penjelasan di atas. Berdoa merupakan salah satu bentuk syukur atas nikmat makanan yang diberikan. Selain itu, dengan berdoa makanan yang dimakan akan masuk dengan menyebut dan mengingat Allah SWT.

3. Makan dengan Tenang dan Sopan

Saat menikmati makanan, dianjurkan dalam keadaan tenang dan sopan. Tidak boleh makan secara tergesa-gesa dan bisa mengganggu orang lain. Terutama pada saat makan bersama, sopan santun harus dijaga agar semuanya dapat menyantap makanan sebagaimana mestinya.

4. Makan Sambil Duduk

Makan sebaiknya dilakukan dalam keadaan duduk. Hal ini berguna untuk menjaga kehormatan makanan agar tidak jatuh, tumpah, atau berserakan. Selain itu, dalam dunia medis, makan saat sedang duduk lebih menyehatkan daripada saat berdiri.

5. Menggunakan Wadah Makan

Masih untuk menjaga makanan agar tidak tumpah dan berserakan, dianjurkan untuk menggunakan wadah seperti piring atau mangkuk. Jangan langsung makan dari dalam kuali atau panci sehingga tidak menyebabkan sisa dan makanan masih fresh untuk disantap oleh orang lain.

6. Makan Secukupnya

Makanan yang dimakan harus sesuai dengan porsinya. Artinya makanlah sampai saat merasa kenyang, cukup dan seimbang. Jika jumlah makanan yang dimakan terlalu banyak nantinya bisa menyebabkan sakit perut. Begitu juga dengan makanan terlalu sedikit akan mengakibatkan lapar terus menerus.

7. Menjaga Kebersihan Saat Makan

Baik sebelum atau sesudah makan, kebersihan tetap harus dijaga. Sebelum makan dianjurkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Kemudian saat makan telah selesai tangan harus dicuci kembali sehingga bersih seperti keadaan semula. Begitu juga dengan wadah yang digunakan untuk makan.

8. Makan Makanan yang Halal dan Sehat

Asupan makanan akan menjadi darah daging yang mengalir dalam tubuh. Untuk itu, makanan yang dikonsumsi harus bersumber dari sesuatu yang halal dan menyehatkan. Makanan yang haram sudah pasti tidak baik bagi tubuh.

Dengan demikian, perhatikan sumber dan jenis makanan yang akan disantap. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan tubuh dan sifat yang menjadi dampak untuk perilaku manusia itu sendiri. Apabila makanan berasal dari sumber yang baik, maka sifat baik akan terus berkembang dalam diri.

Asupan Makanan yang Dianjurkan dalam Islam

Maksud dari makanan yang halal dan sehat sudah dijelaskan di dalam Islam. Makanan tersebut harus bersumber dari hal-hal yang baik serta mempunyai nilai gizi yang bagus untuk kesehatan. Beberapa contoh makanan yang dianjurkan oleh agama Islam bisa dilihat dalam penjelasan di bawah ini.

1. Sayur-sayuran

Sayuran merupakan sumber makanan yang paling banyak mengandung vitamin. Vitamin tersebut berguna untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh sehingga terhindar dari penyakit. Contoh sayuran yang bisa dimakan adalah timun, tomat, bayam, dan lain-lain.

2. Daging

Daging adalah salah satu sumber lemak, protein dan zat besi yang baik bagi tubuh jika dikonsumsi sesuai dengan porsinya. Sumber utama daging adalah hewan seperti daging ayam, daging sapi, daging kambing, dan daging ikan.

3. Karbohidrat

Asupan makanan berikutnya adalah karbohidrat. Sumber karbohidrat ada beberapa macam yaitu beras, singkong, ubi-ubian, talas, gandum, dan jagung. Manfaat mengkonsumsi karbohidrat bagi tubuh adalah sebagai sumber energi paling utama.

4. Susu

Susu adalah asupan makanan yang diberikan dalam bentuk cairan, sehingga untuk mengkonsumsinya harus dengan cara diminum. Sumber susu ada dua macam yaitu hewani dan nabati. Susu yang diproduksi dari sumber hewani di antaranya adalah susu sapi, keju, mentega dan yoghurt.

Sedangkan produk susu yang diproduksi dari sumber nabati adalah susu kedelai dan butter. Manfaat susu bagi tubuh sangatlah banyak, salah satunya untuk menjaga kekuatan stamina dan tenaga.

5. Buah-buahan

Sama halnya dengan sayuran, buah-buahan juga mengandung banyak vitamin yang berguna bagi tubuh. Apabila kurang menyukai sayuran, maka bisa diganti dengan makan buah-buahan. Kebutuhan serat bisa dipenuhi dengan rutin mengkonsumsi buah tersebut.

Penerapan bacaan doa sesudah makan dan sebelumnya akan terasa lebih afdhal jika diikuti dengan adab makan dan minum. Dengan begitu, kesan nikmat makanan jadi lebih terasa dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh tubuh.

Baca juga beberapa artikel tentang doa lainnya dibawah ini :

Tinggalkan Balasan