Hukum Bejana Berhubungan Tidak Berlaku Jika? Berikut Rumus & Bunyi

    Hukum Bejana Berhubungan – Bejana adalah benda berongga yang bisa diisikan cairan atau serbuk serta bisa dipakai sebagai wadah. Sementara itu bejana berhubungan merupakan bejana yang bersambungan satu dengan yang lainnya. Baik itu bak, tabung, pipa, dll.

    Nah, hukum bejana berhubungan menyatakan kalau beberapa bejana yang dihubungkan berisi zat cair sejenis dan dengan kondisi diam. Maka menyebabkan permukaan zat cair berada pada satu bidang datar.

    Daftar Isi:

    Hukum Bejana Berhubungan Tidak Berlaku Jika

    Hukum bejana berhubungan tidak berlaku jika dengan kondisi berikut.

    1. Dalam bejana terdapat pipa kapiler.
    2. Tekanan dari tiap-tiap permukaan tabung bejana yang berhubungan tidak sama.
    3. Diisikan dengan dua jenis zat cair ataupun lebih yang bukan sejenis.
    4. Bejana sedang dalam keadaan yang tidak seimbang atau bergoyang-goyang.

    Penerapan dalam kehidupan sehari-hari

    Semua benjana yang diisikan air dengan posisi dimiringkan, maka permukaan air pasti rata. Pada penerapan dalam kehidupan sehari-hari bisa meliputi berikut.

    1. Ceret, teko, serta kendi yang diisikan zat cair sejenis permukaan selalu dalam satu bidang datar.
    2. Alat ukur datar atau waterpass.
    3. Jaringan pipa ledeng air minum serta air mancur yang ada di taman.

    Bunyi Bejana Berhubungan

    Berikut di jelaskan bunyi hukum bejana berhubungan.

    Bejana berhubungan mempunyai sebuah hukum yang bunyinya “Jika bejana berhubungan diisikan zat cair yang memiliki jenis sama, maka dalam keadaan seimbang atau diam permukaan zat cair terletak pada satu bidang datar. Tapi jika bejana berhubungan diisikan dengan jenis zat cair yang tidak sama, maka tinggi permukaan tidak sama, dan yang memiliki massa jenis lebih kecil naik ke permukaan lebih tinggi.”

    Contoh ketika di dalam bejana kita isikan dua jenis zat cair, yakni minyak dan air. Maka yang nampak adalah permukaan zat cair berupa minyak lebih tinggi daripada zat cair berupa air di dalamnya. Bisa demikian karena ada perbedaan antara massa jenis, yaitu massa jenis minyak lebih kecil daripada air.

    Rumus Bejana Berhubungan

    Berikut adalah rumus untuk hukum bejana berhubungan serta keterangan.

    P1 = P2 atau ρ1.h1 = ρ2.h2

    Keterangan,
    ρ1 = massa jenis zat cair 1.
    ρ2 = massa jenis zat cair 2.
    h1 = ketinggian permukaan zat cair 1 di atas batas.
    h2 = ketinggian permukaan zat cair 2 di atas batas.

    Contoh Soal

    Ke dalam sebuah pipa U yang isinya air, dimasukkan alkohol pada salah satu lubang pipanya dengan panjang panjang 10 cm. Berapa selisih tinggi permukaan zat cair pada kedua pipa U tersebut? (ρ alkohol = 800 kg/m3, ρ air = 1.000 kg/m3).

    Diketahui,
    h1 = 10 cm
    ρ1 = 800 kg/m3
    ρ2 = 1.000 kg/m3
    h2 = ?

    Jawaban,
    ρ1.h1 = ρ2.h2
    h2 = (ρ1.h1) : ρ2
    = (800 x 10) : 1000
    = 8 cm
    Jadi, selisih tinggi zat cair pada kedua pipa U yaitu 8 cm.


    Share this post:
    Loading...