Info Terupdate UMP Jakarta 2023 Naik, Simak Gajinya Disini

Mello.id – UMP Jakarta adalah salah satu hal yang penting diketahui oleh para pekerja di DKI Jakarta. Sebab besaran UMP suatu wilayah dapat menjadi tolak ukur besaran gaji yang akan diterima tiap karyawan daerah itu sendiri.

Saat ini memang banyak berita yang menyampaikan jika banyak terjadi perubahan terkait dengan besaran UMP tiap provinsi di Indonesia. Tentu tak ketinggalan juga dengan perubahan besaran untuk provinsi DKI Jakarta.

Jika kamu mau tau lebih jelas mengenai UMP Jakarta maka kamu bisa simak artikel ini. Pada artikel ini akan dibahas berapa besaran baru untuk wilayah DKI Jakarta dan apa saja yang mempengaruhi perubahan di daerah tersebut.

Mari Kenali Apa Itu UMP Dan Berapa Besaran UMP Jakarta Baru

Belakangan ini banyak orang dikejutkan dengan berita kenaikan UMP untuk tiap daerah di Indonesia. Sudah ada banyak sekali stasiun berita baik nasional maupun swasta yang menginfokan berita kenaikan UMP ini.

Tentu saja kenaikan UMP merupakan berita baik yang harus diketahui oleh tiap pegawai di Indonesia. Sebab besaran UMP terbaru akan mempengaruhi berapa gaji yang bisa diperoleh tiap karyawan dalam sebulan.

Setiap daerah di Indonesia memiliki UMP masing – masing, termasuk daerah Jakarta yang memiliki UMP Jakarta. Sekarang setiap daerah tersebut juga mengalami kenaikan UMP berbeda- beda.

Lalu, apa sebenarnya UMP tersebut? Tentunya kamu harus mengenal apa itu UMP sebelum masuk ke pembahasan sebenarnya. Agar nantinya kamu akan makin paham dengan segala hal yang berkaitan dengan UMP.

Nah UMP sendiri sebenarnya merupakan istilah baru yang digunakan pemerintah untuk menggantikan istilah lama, UMR. Jadi antara UMP dan UMR merupakan sebuah istilah yang memiliki pengertian yang sama.

UMP merupakan singkatan kata dari Upah Minimum Provinsi yang mana ini berarti angka yang ditetapkan sebagai UMP adalah upah minimum provinsi. Jadi setiap kabupaten maupun kota yang ada di provinsi tersebut harus mengikuti UMP sebagai upah minimum karyawannya.

Selain dikenal dengan sebagai Upah Minimum Provinsi, UMP juga memiliki sebutan lainnya. Sebutan lainnya dari UMP adalah Upah Minimum Regional tingkat 1.

Besaran UMP akan menunjukan seberapa banyak gaji minimum yang bisa dibawa pulang karyawan di suatu provinsi dalam setiap bulannya. Semakin besar angka UMP sebuah provinsi berarti semakin besar pula gaji minimum karyawan di provinsi tersebut selama satu bulan.

Besaran UMP Jakarta Terbaru 2023

Sebagai salah satu kota besar di Indonesia sekaligus sebagai ibu kota Indonesia, sudah jelas jika kenaikan UMP paling besar terjadi di Jakarta. Tak tanggung – tanggung, UMP ibu kota Indonesia ini naik sampai 5.6 persen dari UMP sebelumnya.

Setelah naik hingga 5.6 persen maka UMP ibu kota negara menjadi makin besar. Terhitung kenaikan UMP Jakarta menyentuh angka 4.9 juta per bulannya. Jadi tiap pegawai di Jakarta bisa mendapat gaji 4.9 juta per bulan.

Seperti yang tadi sudah kamu ketahui bahwa UMP merupakan patokan gaji minimum di sebuah wilayah. Apa lagi daerah Jakarta yang hanya memiliki patokan upah minimum berupa UMP Jakarta saja. Sebab di Jakarta tak ditemukan adanya UMK.

Karena Upah Minimum Provinsi sangat terikat dengan gaji minimum yang diperoleh oleh seorang karyawan. Maka sudah tentu kenaikan Upah Minimum Provinsi juga meningkatkan gaji bulanan yang akan diperoleh oleh karyawan di daerah tersebut.

Hal ini lah yang terjadi di Jakarta saat Jakarta mendapatkan kenaikan Upah Minimum Provinsi. Karyawan yang sebelumnya memperoleh gaji di angka 4.6 juta rupiah sekarang akan mendapatkan gaji 4.9 juta rupiah per bulannya.

Tentunya jika kamu sudah memiliki gaji di atas Upah Minimum Provinsi Jakarta sebelumnya. Setelah Upah Minimum Provinsi Jakarta meningkat, upah gaji kamu juga akan meningkat dibandingkan tahun dan bulan sebelumnya.

Berbagai Faktor Penyebab Angka UMP Jakarta Meningkat

Sebagai upah minimum provinsi yang besarannya ditentukan oleh pemerintah. Maka wajar saja jika angka UMP bisa berubah setiap bulan atau setiap tahun.

Bisa saja sebuah angka UMP di suatu provinsi menjadi turun dan bisa pula angka UMP di setiap provinsi menjadi meningkat. Semuanya itu akan dipengaruhi oleh kebijakan dari pemerintah saat ini.

Untuk daerah Jakarta sendiri saat ini sedang mengalami peningkatan jumlah angka Upah Minimum Provinsi hingga mencapai 5.6 persen. Ini lah yang membuat gaji karyawan Jakarta paling rendah dapat menyentuh angka 4.9 juta rupiah per bulan.

Tentunya perubahan dan peningkatan angka Upah Minimum Provinsi Jakarta ini tak terjadi secara sembarangan. Melainkan perubahan angka Upah Minimum Provinsi Jakarta ini terjadi karena berbagai faktor.

Lalu apa saja faktot yang menyebabkan Upah Minimum Provinsi Jakarta meningkat? Ini dia berbagai faktor yang menyebabkan pemerintah menaikan angka Upah Minimum Provinsi Jakarta.

1. Pemerintah Provinsi Jakarta Dapat Melihat Pertumbuhan Ekonomi Yang Optimal

Alasan pertama yang membuat pemerintah provinsi Jakarta berani untuk menaikan angka Upah Minimum Provinsi adalah pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini memang sedang sangat bagus.

Hal ini ditunjukan dengan banyaknya beridiri perusahaan – perusahaan baru di Jakarta. Selain itu, perusahaan lama yang sudah lama berdiri di Jakarta juga tampak stabil dan mampu menyokong kebutuhan hidup karyawannya.

Tak cuma itu saja, saat ini masyarakat Jakarta sudah banyak juga yang memiliki usaha. Mulai dari usaha kuliner sampai fashion. Hal ini tentu saja sangat berdampak baik bagi kemajuan ekonomi di Jakarta sendiri.

Kemajuan ekonomi ini tentunya akan sangat menyokong daerah provinsi Jakarta. Karena itu sudah seharusnya Upah Minimum Profinsi di provinsi Jakarta dinaikan oleh pemerintah provinsi Jakarta.

2. Karena Otonomi Jakarta Yang Berbeda Dengan Provinsi Lain

Jika kamu seorang pekerja, tentu kamu paham bahwa selain UMR atau UMP masih ada istilah lainnya untuk menyebut gaji minimal. Istilah ini disebut dengan UMK atau kepanjangannya adalah Upah Minimum Kota/Kabupaten.

Di setiap daerah di Indonesia umumnya akan memiliki UMK masing – masing. Sehingga pemilik usaha dapat menggunakan acuan UMP daerah atau UMK daerah untuk menggaji karyawan mereka setiap bulannya.

Namun ternyata berbeda dengan daerah lain di Indonesia ini, Jakarta malah tak memiliki UMK sama sekali. Sehingga satu – satunya patokan gaji minimum di daerah Jakarta hanyalah Upah Minimum Provinsi itu saja.

Karena itu lah setiap pengusaha di daerah Jakarta hanya boleh mengikuti Upah Minimum Provinsinya. Tak boleh mereka memberikan gaji karyawan mereka di bawah Upah Minimum Provinsi Jakarta.

3. Memperkuat Daya Beli Masyarakat Jakarta

Seperti yang kamu tau, daya beli atau kemampuan seseorang untuk membeli barang yang ia inginkan dan butuhkan akan sejalan dengan besar pendapatan. Semakin besar pendapatan maka daya beli juga makin besar.

Ternyata di berbagai kota besar seperti Jakarta, daya beli masyarakat cenderung lebih rendah bila dibandingkan dengan kota lainnya. Hal ini tentunya dikarenakan harga barang yang mahal dan pendapatan masyarakat yang kurang.

Untuk itu lah pemerintah provinsi Jakarta akhirnya mengambil kebijakan untuk menaikan angka UMP Jakarta. Diharapkan setelah angka UMP naik maka daya beli masyarakat terhadap sebuah barang akan meningkat.

4. Mempertimbangkan Angka Inflasi Yang Mungkin Terjadi

Setiap pemerintah pasti akan mempertimbangkan berbagai kebijakan yang mereka ambil sebelum mengesahkannya. Hal serupa juga terjadi pada kebijakan peningkatan Upah Minimum Provinsi Jakarta.

Sebelum melakukan peningkatan angka Upah Minimum Provinsi Jakarta, pemerintah sudah melakukan berbagai riset. Terutama riset mengenai inflasi yang mungkin terjadi setiap tahunnya.

Inflasi sendiri merupakan angka penurunan nilai mata uang. Tingginya angka inflasi menunjukan tingginya peningkatan biaya barang dan jasa di sebuah negara. Karena itu penting bagi pemerintah untuk mampu menekan angka inflasi yang terjadi di daerah masing – masing.

Mengingat hal ini lah akhirnya pemerintah provisi DKI Jakarta memutuskan untuk menaikan angka Upah Minimum Provinsi. Dari riset yang telah dijalankan antara angka inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi di Jakarta bertemu pada angka 5.6 persen.

Dari perhitungan ini lah makanya UMP Jakarta akhirnya dinaikan sebesar 5.6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Makanya akhirnya karyawan yang bekerja di Jakarta mendapatkan gaji bulanan minimum sebesar 4.9 juta rupiah.

Mari Kenali Berbagai Dampak Kenaikan UMP Jakarta

Naiknya angka UMP di sebuah daerah tentu saja akan mempengaruhi kehidupan masyarakat di daerah tersebut. Hal seperti ini tentu saja juga terjadi di wilayah Jakarta yang baru saja memperoleh kenaikan UMP Jakarta hingga 5.6 persen.

Setelah mengalami peningkatan Upah Minimum Provinsi, beberapa hal ini diperkirakan akan terjadi. Nah berikut adalah beberapa dampak dari kenaikan UMP Jakarta pada kehidupan masyarakat Jakarta.

1. Peningkatan Gaji Bulanan Pekerja Di Jakarta

Seperti yang tadi sudah kamu ketahui bahwa UMP merupakan patokan gaji minimum di sebuah wilayah. Apa lagi daerah Jakarta yang hanya memiliki patokan upah minimum berupa UMP Jakarta saja. Sebab di Jakarta tak ditemukan adanya UMK.

Karena Upah Minimum Provinsi sangat terikat dengan gaji minimum yang diperoleh oleh seorang karyawan. Maka sudah tentu kenaikan Upah Minimum Provinsi juga meningkatkan gaji bulanan yang akan diperoleh oleh karyawan di daerah tersebut.

Hal ini lah yang terjadi di Jakarta saat Jakarta mendapatkan kenaikan Upah Minimum Provinsi. Karyawan yang sebelumnya memperoleh gaji di angka 4.6 juta rupiah sekarang akan mendapatkan gaji 4.9 juta rupiah per bulannya.

Tentunya jika kamu sudah memiliki gaji di atas Upah Minimum Provinsi Jakarta sebelumnya. Setelah Upah Minimum Provinsi Jakarta meningkat, upah gaji kamu juga akan meningkat dibandingkan tahun dan bulan sebelumnya.

2. Daya Beli Masyarakat Terhadap Berbagai Barang Makin Meningkat

Manfaat lainnya dari peningkatan jumlah UMP Jakarta adalah peningkatan daya beli masyarakat Jakarta. Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah uang yang diterima oleh masyarakat Jakarta dibandingkan tahun – tahun sebelumnya.

Dengan penambahan angka Upah Minimum Provinsi Jakarta maka masyarakat akan mendapatkan gaji lebih besar. Gaji yang lebih besar akan membuat masyarakat lebih merasa aman dengan kondisi ekonomi mereka.

Rasa nyaman dengan kondisi ekonomi ini lah yang nantinya akan meningkatkan daya beli masyarakat Indonesia. Sehingga masyarakat akan lebih banyak berbelanja dan perputaran uang di Jakarta akan terjadi lebih cepat lagi.

Peningkatan daya beli masyarakat Jakarta juga dapat membuat angka pertumbuhan ekonomi di Jakarta meningkat. Jadi diharapkan pula melalui kebijakan peningkatan Upah Minimum Provinsi Jakarta ini maka pertumbuhan ekonomi di Jakarta akan semakin bagus.

3. Perusahaan Akan Lebih Mengurangi Jumlah Perekrutan Karyawan

Selain dampak positif, ternyata meningkatnya angka UMP Jakarta juga memiliki pengaruh buruk yang cukup menyeramkan. Pasalnya pengaruh buruk ini sangat mungkin terjadi akibat kondisi perusahaan. Yang mana seperti kamu tau, di Jakarta ada banyak sekali perusahaan besar.

Angka Upah Minimum Provinsi yang tinggi di Jakarta dapat membuat perusahaan harus memikirkan ulang bagaimana cara mereka membayar karyawan. Mereka tentu juga tak ingin rugi dengan membayar terlalu banyak karyawan namun dengan uang pemasukan yang sama seperti tahun sebelumnya.

Kemungkinan untuk menekan jumlah pengeluaran perusahaan. Pemilik perusahaan akan mengambil langkah yang cukup ekstrim yang tentunya cukup berbahaya bagi generasi muda.

Yang mana langkah yang mungkin diambil oleh pemilik perusahaan adalah mengurangi jumlah perekrutan tenaga kerja baru. Bagi sebagian orang mungkin hal ini terdengar sepele. Padahal hal ini cukup gawat.

Kurangnya perekrutan pegawai baru oleh perusahaan di Jakarta akibat UMK Jakarta yang tinggi dapat membuat lapangan kerja yang berkurang drastis. Ini tentunya merupakan momok baru bagi generasi muda Jakarta.

Kemungkinan dengan UMP Jakarta yang meningkat pesat ini. Jumlah pengangguran Jakarta kian meningkat sebab jumlah tenaga kerja Jakarta tak sebanding dengan lapangan kerja Jakarta.

4. Ada Kemungkinan Pindahnya Berbagai Perusahaan Yang Ada Di Jakarta Ke Daerah Lain

Seperti yang sudah kamu tau jika UMP setiap provinsi yang ada di Indonesia ini sangat beragam. Ada provinsi dengan UMP yang tinggi dan ada pula provinsi dengan UMP yang jauh lebih rendah.

Perbedaan Upah Minumum Provinsi di setiap provinsi ini bisa membuat perusahaan mempertimbangkan untuk memindahkan perusahaannya. Tentunya ke daerah provinsi yang UMP bulanannya lebih kecil dibandingkan dengan Jakarta.

Hal ini dapat terjadi jika UMP Jakarta semakin meningkat sementara tak ada perubahan yang signifikan terhadap pendapatan perusahaan. Sehingga perusahaan terpaksa melakukan pemindahan tempat usaha mereka ke daerah dengan UMP yang lebih kecil.

Pemindahan perusahaan ke daerah yang Upah Minimum Provinsinya lebih kecil dibandingkan dengan Jakarta dapat membuat kondisi perusahaan lebih baik. Sebab mereka tak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak untuk biaya gaji bulanan tiap karyawannya.

FAQ

Sejak Kapan Peningkatan UMP Jakarta Yang Baru Ini Diberlakukan?

Upah Minimum Provinsi Jakarta yang berupa peningkatan upah sebanyak 5.6 persen ini sudah mulai terjadi dari tanggal 1 Januari tahun 2023 yang lalu. Tentunya peningkatan sejumlah 5.6 persen ini akan selalu berlanjut di tiap bulannya sampai ada kebijakan baru pula.

Apa Yang Terjadi Jika Perusahaan Jakarta Tidak Membayar Upah Minimum Sesuai Ketentuan Baru?

Jika perusahaan di Jakarta tak membayar gaji Anda dengan ketentuan UMP yang baru ini tentu saja perusahaan akan mendapat sanksi. Karena itu setiap perusahaan akan membayar gaji sesuai peraturan UMP yang paling baru.

Akhir Kata

Sekian info mengenai UMP Jakarta baru yang wajib kamu tau. Selamat menggunakan informasi ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai UMP Jakarta.

Jangan lupa untuk simak artikel menarik lainnya di bawah ini yang pastinya bermanfaat untuk kamu baca :

Tinggalkan Balasan