Langkah-Langkah Mensetting Kode Pajak di MYOB

    MYOB Accounting merupakan program software komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data akuntansi. Program ini berasal dari Australia, namun sekarang ini dipakai di banyak negara. Bahkan di Indonesia, software ini dijadikan sebagai bagian dari pembelajaran akuntansi di Sekolah Menengah Kejuruan dan Perguruan Tinggi. MYOB memiliki banyak keunggulan dan juga fungsi, salah satunya kita bisa mensetting kode pajak dengan beberapa langkah.

    Berikut di jelaskan langkah-langkah mensetting kode pajak di software MYOB.

    1. Klik Lists.
    2. Pilih dan klik Tax Codes.
    3. Pada jendela Tax Code List, pilih GST Goods & Service Tax.
    4. Lalu klik Edit.
    5. Pada jendela Tax Code Information, setting sesuai dengan ketentuan.
    6. Lalu klik OK.

    Langkah-langkah tersebut ditujukan sekadar untuk teks prosedur saja. Jika Kamu memerlukan cara mensetting kode pajak di MYOB lebih lanjut dan dengan gambarnya, maka bisa melihat contoh yang di bawah ini.

    Contoh mensetting kode pajak PPN

    Salah satu jenis pajak yang biasa kita kenal adalah Pajak Pertambahan Nilai, yang mana biasa disingkat dengan PPN. Namun di Australia, negara di mana software MYOB ini berasal menggunakan istilah GST, yakni Goods & Service Tax. Oleh sebab itu, istilah yang kita temui di MYOB adalah GST, bukan PPN.

    Karena kode pajak yang tersedia pada software MYOB sekarang ini tidak sesuai dengan peraturan pajak yang ada di Indonesia. Maka kita perlu membuat kode pajak, yakni dengan mengubah kode yang ada pada MYOB. Kita bisa mensetting kode pajak GST tersebut ke PPN dengan beberapa langkah berikut ini.

    1. Klik Lists.

    2. Pilih dan klik Tax Codes.

    MYOB Accounting Lists Tax Codes

    3. Maka tampil jendela Tax Code List, pilih GST Goods & Service Tax.

    4. Lalu klik Edit.

    MYOB Accounting Tax Code List

    5. Maka tampil jendela Tax Code Information.

    6. Ubah kolom Tax Code dari GST menjadi PPN.

    7. Ubah kolom Description dari Goods & Service Tax menjadi Pajak Pertambahan Nilai.

    8. Ubah kolom Rate dari 7% menjadi 10%.

    9. Lalu isi Linked untuk akun pajak keluaran dan pajak masukkan. Klik tanda panah Account for Tax Collected, klik tombol drop down pilih PPN Keluaran, dan sedangkan Linked Account for Tax Paid, klik tombol drop down pilih PPN Masukan.

    MYOB Accounting Tax Code Information

    10 Klik OK.

    Keterangan:
    PPN Keluaran adalah PPN karena perusahaan mengeluarkan barang dagang yakni menjual barang. Sedangkan PPN Masukan adalah PPN karena perusahaan memasukkan barang yakni membeli barang. Yang mana masing-masing memiliki rate 10%.

    Penutup

    Dengan menerapkan langkah-langkah mensetting kode pajak ini, ketika kita melakukan jurnal, maka jurnal pajak dapat tampil otomatis. Lalu kita hanya menghitung besaran penerimaan dan pembayaran saja.


    Share this post:
    Loading...