Langkah Membuat Poster serta Alat dan Bahannya

    Cara paling mudah untuk membuat poster adalah dengan menggunakan software desain grafis di komputer, lalu mencetaknya di atas kertas. Namun untuk tugas sekolah, biasanya membuat poster dilakukan dengan cara menggambar atau melukis. Oleh karena itu, berikut dijelaskan alat dan bahan untuk membuat poster dengan menggambar dan melukis serta langkah-langkahnya.

    Alat dan bahan membuat poster

    Baik itu langkah membuat poster dengan cara menggambar maupun melukis, keduanya memerlukan alat dan bahan yang berbeda. Berikut beberapa contoh alat dan bahan yang bisa dipakai.

    Alat dan bahan untuk membuat poster dengan cara menggambar

    1. Spidol

    2. Pastel dan krayon

    3. Kertas karton (Bisa menggunakan Kertas Manila/BW Carton)

    4. Gunting

    5. Pensil warna

    6. Penghapus

    7. Penggaris

    Alat dan bahan untuk membuat poster dengan cara melukis

    1. Cat

    Jika ingin membuat poster dengan cara melukis, maka bisa memilih antara cat air dan cat minyak. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, misalnya cat air memerlukan air untuk melarutkannya, sedangkan cat minyak tidak. Oleh karena itu sebaiknya memilih salah satu.

    Pastikan paling tidak mempunyai cat dengan 3 warna dasar, yaitu merah, biru, dan kuning, lalu ditambah dengan warna hitam dan putih.

    2. Kuas

    Jika menggunakan cat, pastinya memerlukan kuas. Bisa memilih kuas yang mempunyai ujung rata ataupun runcing. Kuas yang mempunyai ujung rata, biasanya dipakai untuk cat minyak. Sementara kuas yang mempunyai ujung runcing, biasanya dipakai untuk cat air.

    3. Palet

    Palet dipakai untuk mencampur cat. Bagi palet cat air, biasanya terdapat lengkungan untuk tempat air cat. Sementara palet cat minyak, biasanya hanya berbentuk datar tanpa lengkungan, tetapi terdapat lubang untuk memudahkan memegangnya.

    4. Watercolor paper

    Watercolor paper yang dipilih sebaiknya yang memiliki gramasi 200gsm ke atas, yang di mana lebih tebal dan lebih mudah untuk menyerap air. Pada penggunaannya, sebaiknya memilih sisi yang memiliki permukaan kasar.

    5. Pembersih kuas

    Contoh pembersih kuas adalah cairan thinner, solar, dan minyak tanah. Dengan pembersih ini, kuas dapat dipakai kembali untuk warna yang lain tanpa terkena warna sebelumnya.

    6. Kertas koran

    Kertas koran gunanya untuk melapisi meja biar tidak terkena cat.

    Langkah-langkah membuat poster

    1. Menentukan tema dan tujuan

    Tema merupakan ide atau gagasan pembuatan poster, contohnya pendidikan, traveling, dll. Sedangkan tujuan merupakan penjabaran untuk tema yang dipilih. Misalnya jika temanya pendidikan, mungkin tujuannya untuk informasi penerimaan murid baru atau jika temanya traveling, mungkin promosi untuk wisata tertentu, dll.

    2. Memilih ukuran yang dikehendaki

    Beberapa ukuran poster standar adalah A4, A3, dan B2. Ukuran bisa dipilih dengan menyesuaikan tempat pemasangannya, misalnya apakah poster hendak diletakkan di majalah dinding, papan pengumuman, dll.

    3. Menyusun kalimat dengan singkat, padat, dan jelas

    Pada penyusunan kalimat, hindari pengulangan kata. Sebaiknya menghunakan kalimat yang persuasif. Penggunaan slogan tidak kalah penting, karena bisa menjadikan orang untuk mudah mengingatnya.

    4. Memilih kata dan gambar yang menarik dan mudah diingat

    Gambar dapat membantu untuk visualisasi ide atau gagasan. Namun pastikan gambar tidak tumpang tindih, yaitu dengan menyisakan ruang untuk teks biar tidak kelihatan penuh.

    5. Menuliskannya dengan huruf besar dan menggunakan warna yang menarik

    Poster biasanya tidak dilihat orang langsung dari jarak dekat begitu saja. Mungkin merela lewat, lalu mendekatinya jika merasa tertarik. Karena itu, sebaiknya gunakan teks dengan huruf besar dan menggunakan warna yang kontras dan variatif biar lebih kelihatan daripada objek lain yang berada di sekitarnya. Warnai poster dengan pensil warna, krayon, spidol, cat, ataupun alat dan bahan pewarna lainnya.