Penyebab Fosil Manusia Purba Banyak Ditemukan di Tepi Sungai

    Ribuan bahkan ratusan ribu tahun yang lalu, manusia purba pernah mengawali peradaban manusia yang sekarang ini. Berbagai riset dan penggalian dilakukan sebagai upaya untuk mengungkap bagaimanakah kehidupan manusia purba. Misalkan di wilayah Bengawan Solo yang merupakan lokasi riset Eugene Dubois, di mana dia menemukan fosil manusia purba Pithecanthropus Erectus. Lalu mengapa fosil manusia purba banyak ditemukan di tepi sungai?

    “Alasan mengapa fosil manusia purba banyak ditemukan di tepi sungai adalah karena manusia purba kebanyakan tinggal di dekat sungai. Mereka tinggal di dekat sungai untuk memudahkan mencari sumber makanan dan air. Tidak sedikit pula yang berpindah-pindah ataupun menetap di dekat sungai hingga meninggal.”

    Seperti yang kita tahu bahwa manusia purba pada masa food gathering bertahan hidup dengan nomaden atau berpindah-pindah menyesuaikan alam. Jika kebutuhan yang berada di alam sekitar mereka habis, maka mereka perlu pindah ke lokasi lain. Mereka mencari lokasi yang memiliki sumber air, banyak hewan, dan tumbuhan. Salah satunya yaitu tempat di dekat sungai yang bisa menjadi sumber kehidupan dan kebutuhan bagi manusia purba, yakni sebagai tempat makanan, minuman, beraktivitas, berburu, meramu, dll.

    Lebih lanjut

    Manusia purba merupakan jenis manusia yang hidup sebelum ditemuinya sistem tulis menulis. Manusia purba memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan manusia modern sekarang ini, misalnya yakni mereka memiliki otak yang ukurannya lebih kecil.

    Dikarenakan fosil manusia purba banyak ditemukan di tepi sungai, para periset banyak yang melaksanakan riset di bantaran sungai. Demikian pula riset-riset yang lain hingga penemuan manusia modern yang pada bahasa latin diucap sebagai homo sapiens.

    1. Sungai sebagai sumber air

    Air merupakan sumber kehidupan. Dengan tinggal di dekat sungai, manusia purba bisa mencukupi kebutuhan air. Kebutuhan air ini bisa untuk memasak makanan, minuman, dll.

    2. Sumber makanan gampang ditemukan

    Tidak cuma manusia yang memerlukan air, namun juga hewan serta tumbuhan. Dengan demikian, manusia purba bisa lebih gampang menemukan hewan yang pergi ke sungai untuk minum dan tumbuhan pun bisa hidup produktif di dekat sungai. Lalu hewan semacam ikan serta kerang yang hidup di sungai juga dapat dimanfaatkan untuk sumber makaanan.

    3. Sumber irigasi

    Manusia purba yang telah memahami bercocok tanam pun dapat memilih tempat tinggal di dekat sungai. Sebab tanahnya yang produktif serta mudah untuk irigasi.

    Manusia purba juga tinggal di tepi pantai

    Selain di tepi sungai, manusia purba banyak pula yang tinggal di tepi pantai. Alasan mengapa manusia purba tinggal di tepi pantai yaitu.

    1. Sumber makanan yang melimpah.

    2. Di sekitar pantai biasanya terdapat gua yang bisa digunakan untuk tempat tinggal.

    3. Berlindung dari binatang buas.

    4. Banyak bangkai tulang yang bisa digunakan sebagai senjata.

    Bukti bahwa manusia purba pernah bertempat tinggal di tepi pantai adalah kjokkenmoddinger atau midden, yakni tumpukan kerang dan sisa makanan lainya yang dikonsumsi manusia purba yang menumpuk selama ribuan tahun.