Olahraga Mengecilkan Perut Buncit Agar Pinggang Ramping

Mello.idMemiliki perut buncit bagi sebagian orang terutama wanita pasti sangat mengganggu. Meski berat badan terbilang kurus, namun tak sedikit orang yang memiliki perut buncit. Oleh karena itu saat ini sudah banyak orang yang menerapkan olahraga mengecilkan perut buncit agar memiliki perut dan pinggang yang ramping. Namun, olahraga apa yang bisa mengecilkan perut dengan cepat?

Selain dari segi penampilan, memiliki perut buncit juga pastinya sangat mengganggu dari segi kesehatan. Orang yang memiliki perut buncit biasanya sering mengalami sembelit dan mudah begah. Hal itulah yang mendorong banyak orang untuk menerapkan olahraga mengecilkan perut untuk mendapatkan perut yang rata.

Menerapkan pola hidup sehat memang diperlukan sejak dini, agar tidak ada masalah kesehatan yang bisa memicu penyakit berbahaya. Tak hanya mencari cara mengecilkan perut buncit, pola hidup juga harus mulai diperbaiki. Masalah perut buncit juga bisa memicu penyakit berbahaya seperti obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung.

Penyebab Perut Buncit


Perut buncit biasanya disebabkan karena beberapa hal, di antaranya adalah sebagai berikut.

Masalah perut buncit juga ternyata bisa disebabkan karena hormon seks. Tubuh pria dan wanita memiliki struktur yang sedikit berbeda dalam menyimpan lemak. Pada tubuh wanita, tempat-tempat berkumpulnya lemak ada pada bagian bokong, paha, dan pinggul yang disebabkan karena dorongan hormon estrogen.

Sementara pada tubuh pria, hormon pemicu lemak disebabkan karena hormon testosteron, yang biasanya mengendap di bagian perut. Tak heran jika sebagian besar pria terutama dengan berat badan di atas rata-rata memiliki perut buncit.

Stres juga bisa menjadi salah satu penyebab perut buncit. Saat stres orang-orang akan mengalami peningkatan hormon kortisol yang memicu nafsu makan, sehingga menyebabkan perubahan pada pola makan dan tidur. Pada fase inilah biasanya terjadi peningkatan berat badan dan penumpukan lemak di bagian perut. Pada penelitian lain, hormon kortisol juga diyakini bisa melebarkan ukuran sel lemak dan meningkatkan produksi lemak dalam tubuh.

  • Pola hidup yang tidak sehat

Pola hidup yang tidak sehat contohnya malas berolahraga dan terlalu banyak makan makanan cepat saji (junk food). Hal ini juga menjadi pemicu timbulnya perut buncit.

Saat kamu malas berolahraga, lemak di dalam tubuh tidak bisa diolah menjadi energi karena tidak ada stimulasi gerakan dari luar. Akibatnya lemak tersebut akan terus menumpuk di bagian-bagian tertentu. Hal itulah yang menyebabkan obesitas dan perut buncit.

  • Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol

Alkohol ternyata mampu menaikkan jumlah lemak di dalam perut. Melansir dari Current Obesity Reports, alkohol dapat meningkatkan kalori makanan yang kamu makan sebelum kamu mengkonsumsi makanan tersebut. Alkohol juga dapat meningkatkan asupan glukosa dalam tubuh, sehingga akan terus menumpuk.

Selain itu, alkohol juga ternyata bisa menurunkan hormon leptin dan glucagon-like peptide 1, yang mana jika produksi hormon ini rendah, tubuh akan cepat merasa lapar.

Ada berbagai macam jenis bakteri dalam tubuh, dari mulai yang menyehatkan hingga menyebabkan penyakit. Menurut penelitian, orang yang memiliki berat badan di atas rata-rata cenderung memiliki lebih banyak jumlah bakteri bernama Firmicutes yang hidup di usus. Bakteri ini ternyata dapat meningkatkan jumlah kalori dari makanan yang kamu makan, sehingga berat badan bisa naik dengan cepat termasuk penumpukan lemak di perut.

Olahraga Mengecilkan Perut Buncit

Jika ingin memiliki pinggang ramping dan perut rata, coba rutinkan jogging di pagi atau sore hari. Jogging memiliki banyak manfaat kesehatan karena ampuh membakar banyak kalori, termasuk dalam bagian-bagian yang terdapat penumpukan lemak seperti bokong, perut, paha, hingga lengan.

Selain itu, jogging juga ampuh memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit diabetes karena efeknya yang positif terhadap hormon insulin.

Plank juga bisa menjadi salah satu olahraga mengecilkan perut buncit yang kamu lakukan sendiri di rumah. Meski terlihat mudah, nyatanya plank ini cukup sulit dilakukan untuk waktu lama. Namun, plank juga mampu membakar lemak dalam jumlah besar jika dilakukan secara rutin.

Jika kamu seorang pemula, baiknya coba plank selama sekitar 30 detik. Jika sudah terbiasa, kamu bisa merutinkan gerakan ini selama dua sampai lima menit setiap hari.

Lompat tali juga bisa jadi olahraga mengecilkan perut yang efektif karena membuat semua bagian tubuh bergerak. Semakin banyak tubuh bergerak, kalori yang terbakar pun akan semakin besar.

Lakukan lompat tali selama 45 sampai 60 menit sehari untuk mendapatkan pinggang ramping dan perut rata dengan cepat.

Kegiatan sederhana yang satu ini juga ampuh dalam membakar lemak dalam tubuh. Rutin berjalan kaki ternyata bisa menurunkan berat badan perlahan, termasuk lemak yang menumpuk di area tertentu. Jika malas jogging, kamu bisa mencoba berjalan kaki minimal 30 menit sehari.

Selain membakar lemak, berjalan kaki secara rutin juga dapat mencegah penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan stroke.

Olahraga mengasyikkan yang bisa kamu coba untuk mendapatkan perut rata dan pinggang ramping adalah bersepeda. Saat bersepeda, bagian tubuh bawah akan banyak bergerak, yang otomatis akan membakar lemak terutama di area perut dan paha.

Berenang juga dapat mengecilkan ukuran perut dan membuat badan lebih tinggi jika dilakukan secara rutin. Untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk berenang sebanyak tiga kali dalam seminggu selama kurang lebih 30 menit.

Melakukan sit-up juga sangat ampuh mengecilkan perut buncit dan membuatnya nampak rata. Hal ini karena sit-up merupakan gerakan olahraga yang melibatkan otot perut.

Dengan rutin melakukan sit-up, lemak di area perut akan berkurang karena proses pembakaran kalori. Selain mengecilkan perut buncit, sit-up juga dapat mengencangkan otot perut jika dilakukan secara rutin.

Itulah beberapa olahraga mengecilkan perut buncit yang bisa kamu terapkan sendiri di rumah. Untuk mendapatkan perut rata dan pinggang ramping tentunya diperlukan kesabaran dan ketelatenan dalam melakukan latihan rutin serta gaya hidup sehat.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan