Pengertian dan Sifat Bilangan Cacah

Mello.id – Pengertian dan Sifat Bilangan Cacah Pencarian seputar informasi yang kian dan sangat banyak dicari oleh masyarakat Indonesia, meski sebenarnya kata kunci ini memang sangat banyak dijumpa di search enggine Google, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik dengan memberikan sebagian penjelasan perihal Pengertian dan Sifat Bilangan Cacah terupdate dan terbaik tahun ini.

Kami menghadirkan informasi Pengertian dan Sifat Bilangan Cacah supaya bisa menambah wawasan, Terlebih melalui link situs kami, kamu bisa mendapat kepuasan karena kami menyajikan dengan susunan kata dan kalimat yang tersusub dengan sangat-sangat rapi, tentunya melalui sajian bacaan yang akan mimin ular dibawah.

Melalui situs ini, kalian sebagai pengguna akan mendapatkan berbagai informasi seputar Pengertian dan Sifat Bilangan Cacah dari seluruh dunia secara eksklusif, Bahkan situs ini juga disebut-sebut memberikan berbagai update setiap harinya.

Mello.id – Apa saja contoh bilangan cacah? Simak pengertian bilangan cacah, sifat, dan contohnya. Saat masuk di bangku sekolah, sudah mulai mengenal berbagai jenis bilangan atau angka, termasuk bilangan cacah. Pembahasan soal bilangan ini mulai didapat saat masuk ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

Bilangan cacah adalah suatu bilangan yang dimulai dari angka nol yang memiliki nilai positif dan sifatnya selalu bertambah. Akan tetapi, hasil perhitungan tak selalu bernilai positif, hal ini tergantung denagn oprasi perhitungan yang digunakan.

Untuk memahami mengenai bilangan cacah, contoh, dan sifatnya, bisa menyimak penjelasan lengkapnya di Mello.id.

Pengertian Bilangan Cacah

Apa itu bilangan cacah? Bilangan cacah adalah kumpulan atau himpunan bilangan bulat yang nilainya tak negatif. Contohnya yakni angka 0, 1, 2, 3, 4, dan seterusnya. Bilangan cacah didefinisikan sebagai bilangan dimulai dengan angka nol.

Ada himpunan bilangan bulat yang berupa angka positif dan bilangan asli yang angkanya positif ditambah 0 dalam bilangan cacah. Menurut Nurlev, jika himpunan tak memiliki anggota sama sekali karena suatu alasan, maka cacah anggota yang ada di himpunan itu adalah nol, maka dinyatakan dengan angka nol (0).

Biasanya, bilangan cacah dilambangkan dengan huruf C di depan ataupun W (yang diambil dari kata whole). Sehingga penulisan bilangan cacah menjadi C = (0, 1, 2, 3, 4, … dst). Dapat disimpulkan jika bilangan cacah dimulai dari angka nol, bukan angka 1.

Sifat Operasi Bilangan Cacah

Ada sifat-sifat operasi dari bilangan cacah yang juga perlu diketahui, berikut di antaranta:

1. Sifat Tertutup

Sifat ini berlaku saat jenis bilangan hasil operasi sama dengan jeni bilangan yang beroperasi. Berikut adalah contohnya:

Penjumlahan bilangan asli yang menghasilkan bilangan asli.

Penjumlahan bilangan bulat yang menghasilkan bilangan bulat.

2. Sifat Komunikatif

Sifat komunikatif ini membuat bilangan berlaku di operasi dua bilangan yang susunan bilangan tak mempengaruhi hasil operasi. Berikut adalah contohnya:

P + q = Q + p —- Operasi penjumlahan

P x q = Q x p —- Operasi perkalian

3. Sifat Asosiatif

Sifat ini berlaku di operasi bilangan yang urutan penyelesaiannya tak mempengaruhi hasil operasi. Urutannya biasanya menggunakan tanda kurung. Contohnya seperti di bawah ini:

U + (v + w) = (U + v) + w —– Operasi penjumlahan

U x (v x w) = (U x v) x w —– Operasi perkalian

4. Identitas

Jika ilangan yang dioperasikan dengan bilangan q, maka hasilnya adalah bilangan q. Berikut adalah contohnya:

Q + 0 = q —- Identitas di operasi penjumlahan adalah bilangan nol (0)

Q x 1 = q —- Identitas di operasi perkalian adalah bilangan satu (1)

5. Sifat Distributif

De + df = d (e + f)

Contoh Bilangan Cacah

Agar lebih memahi pembahasan mengenai bilangan cacah, simak contoh bilangan cacah di bawah ini:

Bilangan Cacah Genap

  • Mulai dari angka 2, 4, 6, 8, 10, 12, dan seterusnya

Bilangan Cacah Ganjil

  • Mulai dari angka 1, 3, 5, 7, 11, dan seterusnya

Contoh Soal Bilangan Cacah

Berikut di bawah ini adalah contoh soal bilangan cacah:

1. Hasil dari 40.000 + 64.000 – 50.000 adalah …

a. 54.000
b. 51.500
c. 57.250
d. 50.500

Pembahasan:

Pengurangan/Penjumlahan —- Bagi/Kali

Maka:

40.000 + 64.000 – 50.000 = (40.000 + 64.000) – 50.000

= 104.000 – 50.000

= 54.000 (a)

Itulah penjelasan mengenai pengertian bilangan cacah, sifat dan contoh bilangan cacah. Semoga bermanfaat, ya.

Baca Juga:

KESIMPULAN

Demikianlah ringkasan informasi mengenai Pengertian dan Sifat Bilangan Cacah, kami pihak tim berharao Artikel ini dapat memberikan manfaat dan pemahaman lebih dalam bagi para pembaca mengenai artikel yang kami ulas menjadi sebiak mungkin, jadi Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Anda ke halaman blog ini, dan semoga Anda dapat menikmati pengalaman membaca. Jangan ragu untuk kembali lagi ke blog kami untuk mendapatkan informasi menarik lainnya di Lain waktu Hormat kami TIM MELLO.ID . Terima kasih!