Inti Perbedaan Antara Alat dan Bahan

    Kebanyakan orang mungkin telah mengetahui bedanya alat dan bahan. Namun meski demikian, mungkin terdapat beberapa di antaranya yang kurang bisa mendefinisikannya dengan jelas. Karena itu, berikut ini merupakan uraian ringkas untuk perbedaan antara alat dan bahan, dengan pengertian dan contohnya.

    Perbedaan alat dan bahan

    Perbedaan alat dan bahan adalah alat merupakan benda yang digunakan untuk membantu memudahkan pekerjaan dan tidak berkurang atau habis setelah digunakan. Sedangkan bahan adalah benda yang wajib disediakan untuk menyelesaikan pekerjaan dan bisa berkurang atau habis setelah digunakan.

    Pengertian alat dan bahan

    Berikut adalah beberapa pengertian alat dan bahan di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yang memiliki hubungan dengan perbedaan ini.

    Pengertian alat

    1. Benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu.

    2. Perlengkapan.

    Pengertian bahan

    1. Barang yang akan dibuat menjadi satu benda tertentu.

    Contoh alat dan bahan

    Semisal pada alat dan bahan seni lukis, yang masuk kategori alat yaitu kuas, palet, kertas, kanvas, dan easel. Sementara yang masuk kategori bahan yaitu pensil, pensil arang, pastel dan krayon, pena, tinta bak, dan cat.

    Perlatan dan bahan pada teks prosedur

    Pada teks prosedur, khususnya bacaan prosedur untuk cara membuat tertentu, biasanya pada strukturnya terdapat bagian yang meliputi peralatan dan bahan yang diperlukan. Meski begitu, kebanyakan alat dan bahan tersebut digabung menjadi satu daftar. Dengan demikian, tidak bisa dibedakan langsung mana yang alat dan mana yang bahan. Karena itu, kita perlu mengetahui definisi untuk membedakan keduanya.

    Contoh pada teks prosedur cara membuat tempe. Benda yang masuk kategori sebagai bahan yaitu ragi tempe dan biji kedelai. Karena kedua benda ini jelas berganti wujud, bahkan bisa habis setelah langkah demi langkah pada bacaan prosedur diikuti.

    Sementara alat membuat tempe hanya digunakan sebagai pendukung untuk mengikuti langkah-langkah prosedurnya. Benda yang masuk kategori sebagai alat yaitu baskom, saringan, dandang, sutil kayu, tampah, kompor, dan kipas. Alat-alat ini bisa menjadi kotor, namun tidak berganti wujud ataupun habis.

    Begitu cara membedakan alat dan bahan pada teks prosedur cara membuat makanan tempe, sangat gampang dibedakan. Lalu yang kedua yaitu teks prosedur yang bukan makanan. Semisal pada bacaan prosedur cara membuat layang-layang.

    Benda yang masuk kategori bahan tentu bambu yang mana sebagai kerangka layang-layang. Lalu benang, lem, kertas juga masuk sebagai kategori bahan sebab pasti berkurang.

    Nah, yang masuk sebagai alat yaitu pisau dan gunting. Kedua benda ini masuk kategori alat utama untuk membuat layang-layang.

    Lebih lanjut

    Alat

    Benda apa pun yang digunakan untuk mencapai tujuan tetapi tidak berkurang atau habis pada prosesnya dapat didefinisikan sebagai alat. Alat juga biasa disebut sebagai perlengkapan.

    Alat dapat melakukan berbagai fungsi seperti memotong, bergerak, membentuk, mengencangkan, memberlakukan perubahan kimia, mempercepat, memanipulasi, dll.

    Perbedaan antara alat dan peralatan

    Alat dan peralatan merupakan dua kata yang biasa digunakan dengan bersamaan, terutama karena kesamaan artinya. Karena ini, keduanya dapat digunakan dengan bergantian pada kebanyakan kasus. Namun, pada kasus tertentu, mungkin tidak demikian. Coba perhatikan pernyataan berikut.

    1. Alat merupakan satu benda. Sedangkan peralatan merupakan berbagai alat.

    2. Alat dapat berupa benda apa pun yang digunakan untuk mencapai tujuan. Sedangkan peralatan biasanya mengacu pada seperangkat alat khusus yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.

    3. Alat dapat memiliki banyak fungsi. Sedangkan peralatan biasanya didesain khusus untuk satu fungsi tertentu.

    Bahan

    Bahan merupakan benda yang digunakan untuk proses tertentu dengan diubah, baik itu sementara ataupun permanen. Lalu yang melakukan prosesnya yaitu alat atau peralatan. Tetapi mungkin terdapat beberapa kasus lain yang kurang pas.

    Semisal, ketika kita memalu paku ke dinding, berarti kita bisa mengatakan bahwa palu dan paku merupakan alat, sedangkan dinding merupakan bahan. Sebab hanya dinding yang berubah dengan permanen pada proses tersebut. Benarkah demikian?