Bedanya Cat Air dengan Minyak dan Bagus yang Mana?

    Lukisan yang bagus, baik itu di atas media kertas ataupun kanvas memerlukan perpaduan bahan pewarna yang tepat. Contoh bahan pewarna lukisan yang biasa digunakan adalah cat air dan cat minyak, yang mana keduanya memiliki perbedaan.

    Perbedaan cat air dan cat minyak

    Perbedaan cat air dan cat minyak adalah cat air lebih cepat kering dan memiliki warna yang lebih doff, yaitu tidak mengkilap jika dibandingkan cat minyak. Lalu memerlukan air untuk melarutkan. Sedangkan cat minyak lebih lama keringnya jika dibandingkan cat air dengan memiliki warna yang cenderung glossy, yaitu mengkilap. Lalu tidak memerlukan air untuk melarutkan.

    Cat air

    Cat air biasa disebut juga sebagai Aquarel. Sesuai dengan namanya, cat air adalah bahan pewarna yang bisa digunakan untuk melukis dengan menggunakan air sebagai pelarutnya. Jenis cat ini biasanya digunakan untuk melukis di atas media kertas.

    Cat air memiliki kelebihan yaitu dengan transparasi yang tampak sempurna, memiliki warna yang khas, lalu ramah lingkungan dan lebih mudah untuk dibersihkan. Namun jenis cat ini juga memiliki kekurangan yaitu mudah luntur. Tidak hanya itu, lukisan di atas media kertas juga riskan ketika terkena air, bahkan dapat rusak.

    Cat air ini banyak dipakai untuk teknik melukis yang mengutamakan ketebalan, ketipisan, dan kelembutan dari arsiran kuas. Jenis kuas yang biasa digunakan untuk melukis dengan cat air di atas kertas adalah yang berbulu halus dan terasa lembut ketika dipegang menggunakan jari.

    Cat Air
    Credit: Tokopedia

    Cat minyak

    Sesuai dengan namanya, cat minyak adalah bahan pewarna yang bisa digunakan untuk melukis dengan menggunakan minyak sebagai pelarutnya. Jenis cat ini biasanya digunakan untuk melukis di atas media kanvas.

    Cat minyak memiliki kelebihan yaitu bisa menghasilkan warna yang tajam, tidak mudah luntur, dan tahan lama. hasil pewarnaan cat ini bisa memiliki sifat yang rada kental, sehingga bisa menjadi pilihan untuk lukisan dengan gambar tekstur. Namun jenis cat ini juga memiliki kekurangan yaitu rada lama keringnya, memiliki bau yang tajam, dan kurang ramah lingkungan. Lalu jika lukisan di atas media kanvas memiliki bagian yang berwarna putih, ketika usianya mencapai tahunan bisa tampak menjadi rada kekuningan karena pengaruh udara yang lembab.

    Cat minyak ini bisa dipakai untuk menghasilkan lukisan yang tampak rada timbul. Yaitu dengan menciptakan tekstur yang tebal di atas permukaan media kanvas. Jenis kuas yang biasa digunakan untuk melukis di atas kanvas adalah yang memiliki bulu kasar. Namun kuas berbulu halus bisa dipergunakan juga untuk memberi efek-efek tertentu pada lukisan.

    Cat Minyak
    Credit: artsuppliesaustralia.com.au

    Mana yang lebih bagus?

    Beberapa orang mungkin menyarankan untuk memilih salah satu dari bahan pewarna lukisan ini karena menganggapnya lebih bagus. Namun sebenarnya, baik itu cat air ataupun cat minyak memiliki perbedaan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Keduanya memiliki ciri khas yang tidak dimiliki satu sama lain. Oleh karena itu, untuk memilih menggunakan bahan pewarna yang mana, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan saja.