Apa Perbedaan Dataran Tinggi dan Rendah ya?

    Kendati dari namanya kita telah bisa mengetahui secara langsung yaitu perbedaan dataran tinggi dan dataran rendah adalah jelas yang satu tinggi dan yang satu rendah. Namun tidak sekadar demikian untuk definisi, kita bisa mendefinisikannya untuk memperjelasnya.

    Perbedaan dataran tinggi dan dataran rendah umumnya bisa dijelaskan sebagai berikut.

    Perbedaan dataran tinggi dan dataran rendah adalah dataran tinggi terletak di atas 700 meter dari permukaan laut. Sedangkan dataran rendah merupakan hamparan luas tanah dengan tingkat ketinggian yang relatif rendah dari permukaan laut, yaitu sampai dengan 200 meter dari permukaan laut.”

    Dari penjelasan tersebut, berarti parameter utamanya adalah permukaan laut. Penjelasan tersebut adalah yang paling pokok. Namun jika Kamu ingin mengetahui beberapa perbedaan lainnya, maka bisa menyimak penjelasan di bawah ini.

    Perbedaan lain dataran rendah dan tinggi

    1. Lokasi

    Secara teori, dengan ketinggian di sampai dengan 200 meter dari permukaan laut, tentu dataran rendah biasanya lokasinya lebih dekat dengan pantai dan laut. Sedangkan dataran tinggi dengan ketinggian di atas 700 meter dari permukaan laut, maka lokasinya bisa berdekatan dengan pegunungan dan perbukitan.

    2. Lingkungan sekitar

    Jika dilihat dari lingkungan sekitar, yang mana beberapa dataran rendah lokasinya berdekatan dengan pantai dan laut. Maka punya potensi terjadi banjir. Sedangkan pada dataran tinggi yang berdekatan dengan pegunungan dan perbukitan. Biasanya di lingkungan sekitarnya memiliki sumber mata air pegunungan dan air terjun.

    3. Mata pencaharian penduduk

    Dengan kontur tanah yang datar dan rata, mata pencaharian dataran rendah mudah untuk berbagai sektor, baik itu bisnis, industri, dan perkantoran. Sedangkan di mata pencaharian dataran tinggi kebanyakan masih memanfaatkan sumber daya alam. Misalnya dengan perkebunan, peternakan, dan kehutanan. Tentu di dataran rendah juga banyak yang demikian, namun di dataran tinggi biasanya jarang ditemukan pabrik, melainkan justru banyak ruang yang dimanfaatkan untuk pariwisata.

    4. Iklim dan cuaca

    Di dataran tinggi biasanya cenderung memiliki kelembaban udara yang tinggi dan dengan udara yang sejuk. Lalu memiliki curah hujan yang relatif rendah. Sedangkan di dataran rendah biasanya cenderung panas dan memiliki curah hujan yang relatif tinggi.

    5. Kontur dan permukaan tanah

    Dataran rendah biasanya memiliki kontur dan permukaan tanah yang datar. Lahan pertaniannya cenderung basah dan perlu dibajak terlebih dahulu untuk hasil yang optimal. Namun tidak demikian dengan dataran tinggi, yang mana memiliki perbedaan yaitu memiliki kontur dan permukaan tanah yang berundak dan miring. Lahan pertaniannya cenderung kering dan ditujukan untuk menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.


    Share this post:
    Loading...