Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik (Penjelasan & Tabel)

Setiap tubuh makhluk hidup tersusun atas sel-sel untuk membentuk organ dan berfungsi sebagaimana mestinya demi keberlangsungan hidup. Secara umum, terdapat dua jenis sel, yaitu sel prokariotik dan eukariotik. Perbedaan sel prokariotik dan eukariotik dapat dipelajari lebih detail.

Kedua jenis sel tersebut memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda berdasarkan faktor pembeda tertentu. Selain itu, contoh jenis makhluk hidup yang memiliki sel prokariotik dan eukariotik pun berbeda.

Sekilas Tentang Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

Persamaan sel prokariotik dan eukariotik adalah keduanya sama-sama sel atau bagian terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Jika dipelajari secara sekilas, maka kedua jenis sel ini memang memiliki lebih banyak perbedaan.

Secara umum, sel eukariotik memiliki susunan dan bagian-bagian yang lebih kompleks dibandingkan dengan sel prokariotik. Sel eukariotik yang lebih kompleks dimiliki oleh tumbuhan maupun hewan. Sementara itu, sel prokariotik yang lebih sederhana terdapat di bakteri atau mikroorganisme sel tunggal.

Sel prokariotik adalah jenis sel makhluk hidup yang tidak terlalu kompleks dan tidak memiliki membran inti di dalam tubuh organelnya.  Istilah sel ini berasal dari kata “pro” yang artinya sebelum dan “karyon” yang artinya inti.

Sel eukariotik merupakan jenis sel makhluk hidup yang kompleks dan memiliki nukleus serta organel yang diselimuti oleh membran. Istilah sel tersebut berasal dari kata “Eu” yang artinya “sejati” dan “karyon” yang memiliki arti inti.

Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik

Jika ingin mengamati perbedaan antara sel prokariotik dan eukariotik, maka Anda bisa mempelajarinya dengan mengetahui beberapa faktor pembeda. Berikut ini perbedaan kedua jenis sel makhluk hidup tersebut berdasarkan faktor pembedanya, yaitu:

1. Dinding Sel

Dinding sel merupakan bagian dari sel yang memiliki fungsi sebagai pelindung. Selain itu, bagian ini juga berperan untuk mengatur pertukaran zat di dalam sel.

Sel prokariotik memiliki dinding sel yang terlihat kompleks. Selain itu, kandungan peptidoglikan dimiliki oleh dinding sel prokariotik, sehingga menyebabkan dinding sel menjadi kaku.

Jika dibandingkan, maka dinding sel pada sel eukariotik memiliki kandungan atau komposisi kimia yang lebih sederhana. Meskipun demikian, dinding sel eukariotik lebih tebal dibandingkan dinding sel pada prokariotik.

2. Inti Sel

Apa perbedaan sel prokariotik dan eukariotik? Perbedaan dua jenis sel makhluk hidup ini juga terletak pada inti sel yang dimiliki keduanya.

Sel prokariotik tidak memiliki inti sel sejati, sehingga DNA disimpan di dalam nukeloid. Artinya, inti sel prokariotik tidak diselubungi oleh membran inti dan masih berada bebas di dalam sitoplasma.

Sementara itu, sel eukariotik memiliki inti sel dan di dalamnya terdapat DNA yang tersimpan dengan rapi. Artinya, sel eukariotik juga bisa dikatakan memiliki inti sel sejati.

3. Ukuran

Berapa ukuran sel prokariotik? Jenis sel makhluk hidup ini memiliki ukuran kurang lebih 0,1 hingga 5 mikrometer. Sel tersebut dimiliki oleh organisme uniseluler atau sel tunggal. Sementara itu, sel eukariotik yang dimiliki organisme multiseluler memiliki ukuran 10 hingga 100 mikrometer.

4. Ribosom

Ribosom yang dimiliki oleh sel prokariotik jumlahnya lebih sedikit dengan ukuran yang lebih kecil. Sementara itu, sel eukariotik memiliki ribosom yang jumlahnya lebih banyak, lebih besar, dan susunannya juga lebih kompleks dibandingkan ribosom milik sel prokariotik.

Ribosom atau ergastoplasma merupakan sebuah tempat yang berfungsi untuk proses sintesis protein. Bentuknya seperti butiran-butiran bulat dan melekat pada Retikulum Endoplasma (RE). Namun, ada juga ribosom yang hidup soliter bebas di sitoplasma.

5. Jumlah Kromosom

Faktor pembeda lainnya juga terletak pada jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel. Sel prokariotik hanya memiliki satu kromosom yang bisanya disebut dengan istilah plasmid. Jika dibandingkan, maka jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel eukariotik tentu saja lebih banyak dari sel prokariotik.

Jumlah atau banyaknya kromosom di dalam sel eukariotik bisa berbeda-beda karena ditentukan oleh jenis atau spesies.

6. DNA

Apa perbedaan DNA pada makhluk prokariotik dan eukariotik? DNA atau materi genetik yang dimiliki oleh sel prokariotik terkonsentrasi di nukleotid. Jenis sel yang satu ini tidak memiliki membran yang memisahkan daerah tersebut dengan bagian sel lainnya.

Sementara itu, DNA yang dimiliki sel eukariotik berada di nukleus yang memiliki atau diselubungi oleh membran ganda.

7. Reproduksi Sel

Proses reproduksi antara sel prokariotik dan eukariotik juga memiliki perbedaan. Sel prokariotik mampu melakukan reproduksi secara aseksual. Oleh karena itu, keturunan yang dihasilkan oleh sel prokariotik memiliki sifat yang sama persis dengan induknya.

Sementara itu, sel eukariotik mampu melakukan reproduksi sel secara seksual. Hal tersebutlah yang membuat keturunan yang dihasilkan lebih variatif dan tidak selalu identik sama dengan induknya.

8. Organel Terbungkus Membran

Hanya sel eukariotik yang memiliki organel-organel terbungkus membran, sedangkan sel prokariotik tidak memilikinya. Contoh organel yang terbungkus membran di dalam sel eukariotik adalah lisosom. RE, mitokondria, dan lainnya.

9. Sitoskeleton

Sitoskeleton berupa sebuah rangka sel yang bentuknya menyerupai filamen-filamen protein. Rangka sel yang satu ini memiliki tugas utama untuk mengatur pergerakan yang terjadi di dalam sel. Selain itu, sitoskeleton juga memiliki fungsi untuk mempertahankan organel sel agar tetap di tempatnya.

Sel eukariotik memiliki sitoskeleton di dalamnya. Selain itu, jenis sel ini juga memiliki aliran sitoplasma. Berbeda dengan sel eukariotik, di dalam sel prokariotik tidak terdapat sitoskeleton.

10. Flagea

Flagea merupakan bagian dari sel eukariotik maupun prokariotik yang berfungsi untuk membantu pergerakan. Perbedaannya, flagea pada sel eukaruotik mengandung dua buah protein penyusun. Sementara itu, flagea sel eukariotik tersusun dari mikrotubula.

11. Pembelahan Sel

Sel prokariotik dapat melakukan pembelahan sel dengan membelah diri secara binari fisik. Sementara itu, sel eukariotik melakukan pembelahan sel dengan cara mitosis.

Ringkasan Tabel Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik

Anda bisa lebih mudah memahami perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik dengan memperhatikan tabel perbedaan di bawah ini, yaitu:

Faktor Pembeda Sel Prokariotik Sel Eukariotik
Dinding Sel Susunan kompleks dan memiliki kandungan peptidoglikan. Susunannya lebih sederhana
Inti Sel Tidak memiliki membran inti  atau inti sel tidak sejati Inti sel sejati yang memiliki membran inti
Ukuran Ukurannya 0,1 hingga 5 mikrometer Ukurannya  10 hingga 100 mikrometer
Ribosom Jumlahnya sedikit dan ukurannya kecil Jumlah banyak dan ukurannya besar
Jumlah Kromosom Satu kromosom Jumlahnya lebih banyak tergantung spesiesnya
DNA DNA ada di nukleotid DNA ada di nukleus
Reproduksi Sel Aseksual Seksual
Organel Terbungkus Membran Tidak punya Punya
Sitoskeleton Tidak punya Punya sitoskeleton dan aliran sitoplasma
Flagea Mengandung dua buah protein penyusun Tersusun dari mikrotubula
Pembelahan Sel Membelah diri secara binari fisik Secara mitosis
Contoh Bakteri atau mikroorganisme sel tunggal Tumbuhan dan hewan

 

Perbedaan sel prokariotik dan eukariotik terletak pada beberapa faktor pembeda mulai dari struktur, inti sel, dinding sel, cara reproduksi, dan lainnya. Pada dasarnya, sel eukariotik lebih kompleks jika dibandingkan dengan sel prokariotik.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan