Alasan Bangsa Eropa Berhasrat Memonopoli Perdagangan Rempah

    Membahas tentang sejarah, kita tahu bahwa di Indonesia sangat melimpah yang namanya rempah-rempah. Dengan melimpahnya rempah-rempah ini, seharusnya bisa meningkatkan kemakmuran penduduk di Indonesia. Tetapi yang terjadi adalah justru menjadikan berbagai bangsa di Eropa berupaya untuk memonopoli perdagangannya. Nah, Mengapa Bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempah-rempah?

    Di bawah ini adalah pembahasan monopoli perdagangan rempah-rempah oleh Bangsa Eropa, seberapa tinggikah nilai ekonomis rempah-rempah di mata mereka, dan apa hubungan rempah-rempah dengan penjajahan di Indonesia.

    Daftar Isi:

    Mengapa Bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempah?

    Alasan Bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempah-rempah karena harga jual rempah-rempah di Eropa pada saat itu sangat tinggi.

    Seberapa tinggi nilai ekonomis rempah-rempah di mata Bangsa Eropa?

    Harga rempah-rempah sangat mahal. Nilai ekonomis rempah-rempah di mata Bangsa Eropa sangat tinggi karena masyarakat Eropa memerlukannya untuk industri obat-obatan dan berbagai kegunaan lainnya.

    Apa hubungan antara rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia?

    Dapat dikatakan bahwa hubungan rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia adalah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki ketika tahun 1453. Pada waktu itu membuat Bangsa Eropa kesulitan untuk memperoleh rempah-rempah. Oleh sebab itu, mereka berupaya untuk menemukan sendiri wilayah penghasil rempah-rempah dengan cara melakukan penjelajahan samudra serta penjajahan kepada negara yang memiliki kekayaan rempah-rempah.

    Penutup

    Rempah-rempah adalah tanaman yang tidak mudah tumbuh di wilayah Eropa. Berbagai cara sudah dilakukan oleh mereka untuk memperolehnya. Mereka bahkan telah mengeluarkan banyak biaya untuk melakukan penjelajahan selama bertahun-tahun.

    Jadi, pada saat itu rempah-rempah memanglah komoditas yang sulit untuk mereka peroleh. Dengan begitu, harga rempah-rempah jadi sangat mahal serta memberi menguntungkan yang begitu besar bagi para pedagangnya.

    Nilai ekonomis yang tinggi tersebut jelas karena rempah-rempah mempunyai banyak kegunaan. Bisa dipakai untuk bermacam keperluan seperti misalnya penyedap makanan, upacara keagamaan, serta pengobatan. Tidak heran kalau banyak permintaan terhadap rempah-rempah.

    Proses untuk pengangkutan rempah-rempah dari wilayah asalnya pun membutuhkan banyak waktu, yaitu untuk membawa dari Asia ke Eropa. Maka dalam perdagangannya harus melewati beberapa perantara dan membuat harganya semakin meningkat drastis.

    Karena keuntungan besar yang bisa didapat ini, Bangsa Eropa berusaha mencari jalur ke daerah penghasil rempah-rempah. Mereka ingin bisa memperolehnya secara langsung dari sumbernya.

    Sehabis mendapatkan wilayah penghasil rempah-rempah, mereka berupaya untuk menguasai perdagangan dan produksi melalui monopoli. Bangsa Eropa melakukan monopoli dengan paksa yang kemudian kita kenal sebagai penjajahan atau kolonialisme. Bangsa Eropa yang paling awal datang di Indonesia yaitu Portugis. Lalu Portugis berusaha menguasai serta memaksakan monopoli.

    Mungkin sementara itu cukup untuk alasan mengapa Bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempah. Moga-moga dapat bermanfaat ya.


    Share this post:
    Loading...