Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan, Contoh

    Istilah populasi serta sampel kerap kita dengarkan, entah itu di televisi ataupun di surat kabar. Bagi beberapa orang mungkin memiliki pertanyaan apa perbedaan kedua istilah ini. Sedangkan untuk periset baru ataupun orang yang baru berkenalan dengan penelitian, keduanya sangat penting untuk dipahami. Karena itu, berikut ini di jelaskan pengertian, perbedaan, dan contoh, populasi dengan sampel.

    Daftar Isi:

    Pengertian populasi dan sampel

    Pengertian populasi

    Populasi adalah kelompok objek pengamatan atau riset yang dapat berbentuk barang, hewan, manusia, dll. Sebagai bahan riset, populasi ini memiliki karateristik tertentu, lengkap, dan jelas. Populasi dapat pula disebut sebagai keseluruhan dari semua objek yang diteliti.

    Pengertian sampel

    Sampel adalah bagian kecil dari populasi yang diambil sebagai objek pengamatan karena dianggap dapat mewakili populasi. Hasil riset yang didapatkan dari sampel ini pada kesimpulannya dipakai untuk memastikan kesimpulan dari populasi.

    Perbedaan populasi dan sampel

    Melalui pengertiannya kita dapat merumuskan perbedaan populasi dan sampel adalah populasi merupakan bagian besar dari sampel dan merupakan objek penelitan. Tetapi yang dijadikan objek riset secara langsung berupa sampel yang merupakan bagian kecil dari populasi.

    Contoh kasus

    Untuk mempermudah penahaman perbedaan populasi dan sampel, mari kita ikuti contoh kasus berikut ini.

    Eka pergi ke toko untuk membeli buah apel. Sekumpulan buah apel ditumpuk pada sebuah rak besar. Untuk memastikan rasa dari buah apel tersebut, Eka mengambil sebagian buah apel dan dicobanya langsung. Karena buah buah yang dicicipinya rasanya enak, maka Eka memutuskan untuk membeli banyak buah di toko tersebut.

    Populasi pada contoh tersebut merupakan semua buah apel yang terdapat di rak toko. Sementara sampel merupakan buah yang dicoba Eka untuk memastikan rasanya.

    Pelajari populasi dan sampel lebih lanjut

    Populasi

    Sebutan populasi memiliki arti agregat atau total dari semua unsur yang dikaji, mempunyai satu ataupun beberapa karakteristik yang serupa. Misalkan seluruh orang yang tinggal di Indonesia merupakan populasi di Indonesia. Kata Indonesia, mendeskripsikan kesamaan karakteristik sesama orang Indonesia serta cakupan sebuah populasi. Bisa dikatakan demikian, karena populasi perlu mempunyai cakupan yang jelas. Misalkan negara, provinsi, kota, hutan, industri, dll.

    Umumnya populasi digunakan sebagai objek observasi atau riset, karena itu populasi harus mempunyai karakteristik dan cakupan yang jelas dengan lengkap. Objek populasi tidak terbatas pada manusia, melainkan dapat pula hewan, tanaman, kejadian, barang, dll.

    Walaupun populasi sama dengan jumlah total objek pada cakupan tertentu, populasi dapat pula menjadi bermacam ukuran. Jumlah objek pada sebuah populasi dikenal sebagai ukuran populasi.

    Populasi ini bisa dikategorikan menjadi 4 jenis, antara lain berikut ini.

    1. Finite populasi atau populasi terbatas, yakni sebuah populasi yang tetap, sehingga bisa dihitung total keseluruhannya.
    2. Infinity populasi atau populasi tidak terbatas, yaitu jumlah objek populasi yang tidak bisa dihitung, sebab tarlalu banyak dan senantiasa berkembang biak. Dengan begitu, tidak memungkinkan untuk melakukan observasi pada objek populasi tersebut.
    3. Existent populasi, yakni populasi yang terdiri atas objek-objek yang betul-betul ada pada kenyataannya.
    4. Hipotesis populasi, yaitu sebuah objek populasi yang ada secara hipotesis.

    Pengertian populasi pada ilmu statistik tidak terbatas pada kelompok ataupun sekumpulan objek-objek, melainkan bisa mengacu pada semua ukuran, hitungan, ataupun kualitas yang menjadi fokus atensi sebuah riset.

    Sampel

    Sampel menjadi sebagian ataupun subset dari sebuah populasi. Populasi yang bisa berisikan informasi yang besar jumlahnya, menyebabkan tidak memungkinkan untuk pengkajian pada segala informasi tersebut, sehingga pengkajian dilakukan pada sampelnya.

    Sebagai bagian dari populasi, informasi yang diperoleh dari sampel bukanlah lengkap. Meski begitu, bila pengambilan sampel dikerjakan melalui kaidah-kaidah ilmiah, sangat memungkinkan mendapatkan hasil yang lumayan akurat untuk menggambarkan populasi.

    Sampel memang lain dengan populasi, karena sampel ialah bagian dari sebuah populasi yang dipilih dengan random, yakni dengan memakai cara tertentu untuk mewakili semua populasi. Karena itu, sampel ini perlu diseleksi sedemikian rupa dengan proses sampling, sehingga mewakili sampel pada karakateristiknya serta harus bebas dari bias. Objek yang diteliti disebut unit sampling dan jumlah unit pada sampel disebut ukuran sampel.

    Seleksi sampel harus dikerjakan dengan teliti. Perlu demikian, sebab sampel yang digunakan tersebut, dibutuhkan untuk bisa menggeneralisasi populasi tersebut.

    Misalnya yaitu penjual gula pasir cuma meneliti segenggam gula pasir untuk memastikan kualitas satu karungnya. Namun pengambilan segenggam gula pasir harus di bagian yang sangat meyakinkan.

    Penutup

    Sebuah populasi berhubungan dengan totalitas objek. Sedangkan, sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih dengan random dan tanpa bias untuk mewakili populasi secara keseluruhan.

    Tiap-tiap objek atau anggota sampel merupakan bagian dari populasi, artinya tiap-tiap objek pada sampel mencirikan populasi.

    Karakteristik populasi berdasarkan pada unit dikenal sebagai parameter. Sedangkan ukuran pengamatan sampel disebut sebagai statistik. Bila data dikumpulkan dari seluruh unit populasi, proses tersebut dinamakan sensus. Kebalikannya, survei sampel dilakukan untuk mengumpulkan informasi dari sampel memakai metode sampling.

    Pada populasi, menitikberatkan pada identifikasi karakteristik dari unsur. Sebaliknya pada sampel, memfokuskan pada pembuatan generalisasi mengenai karakteristik populasi.

    Adapun perbedaan yang sangat mendasar antara populasi dan sampel pada riset kuantitatif. Yaitu populasi merupakan daerah generalisasi yang terdiri atas dari objek atau subjek yang memiliki kualitas serta karakteristik tertentu untuk bisa dipelajari, sehabis itu diambil kesimpulan. Sebaliknya sampel merupakan satu bagian kecil dari populasi riset tersebut.

    Contohnya bila kamu mau mengenali taraf ekonomi di Kabupaten Tabanan, populasi yang perlu dituju yakni masyarakat di segala daerah Kabupaten Tabanan. Untuk keperluan riset ini, maka cuma diambil sebagian kecil populasi atau sampel. Hasil riset sampel tersebut diasumsikan telah bisa mewakili semua karakteristik populasi.

    Loading...