Pengertian dan Perbedaan: Tamtama dengan Bintara

    Pengertian dan Perbedaan: Tamtama dengan Bintara – Terdapat 3 jenjang kepangkatan di ketentaraan dan kepolisian. Yaitu tamtama, bintara, serta perwira. Ketiganya sangat penting untuk ditahui apabila hendak mendaftar. Sebab ketentuan pendaftarannya tidak sama, serta jenjang kariernya juga tidak sama. Karena itu, jangan sampai salah mendaftarnya.

    Di bawah ini merupakan pengertian dan perbedaan tamtama dengan bintara, serta perwira sebagai tambahan untuk melengkapi pembahasannya.

    Pengertian

    Berikut pengertian tamtama, bintara, dan perwira menutut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

    Pengertian tamtama

    Tamtama adalah kelompok pangkat paling rendah dalam ketentaraan dan kepolisian, satu tingkat di bawah bintara yang dalam ketentaraan meliputi kopral kepala, kopral satu, kopral dua, prajurit kepala, prajurit satu, dan prajurit dua serta dalam kepolisian meliputi ajun brigadir polisi, ajun brigadir polisi satu, ajun brigadir polisi dua, bhayangkara kepala, bhayangkara satu, dan bhayangkara dua.

    Pengertian bintara

    1. Bintara adalah kelompok pangkat dalam ketentaraan, satu tingkat di bawah kelompok perwira pertama dan satu tingkat di atas kelompok tamtama, meliputi pembantu letnan satu, pembantu letnan dua, sersan mayor, sersan kepala, sersan satu, dan sersan dua.

    2. Bintara adalah kelompok pangkat dalam kepolisian, satu tingkat di bawah kelompok bintara tinggi dan satu tingkat di atas kelompok tamtama, meliputi sersan mayor polisi, sersan kepala polisi, sersan satu polisi, dan sersan dua polisi

    Pengertian perwira

    Perwira adalah anggota tentara yang berpangkat di atas bintara (yaitu dari letnan ke atas).

    Dari pengertian di atas, perbedaan antara tamtama dan bintara sangat jelas bukan? Namun sumpama ingin mengetahui lebih lanjut, berikut dijabarkan lebih banyak.

    Perbedaan tamtama, bintara, dan perwira

    1. Tamtama

    Tamtama pada Bahasa Inggris disebut sebagai enlisted rank. Tamtama ini merupakan golongan pangkat ketentaraan serta kepolisian yang paling rendah. Pangkat ini umumnya mengacu pada anggota prajurit garis paling depan pada kesatuan militer serta sebagai unsur inti dari pasukan.

    Di TNI

    Pembagian tamtama di TNI dibagi menjadi 2, yakni.

    a. Tamtama Kepala

    Tamtama Kepala ialah kalangan pangkat Kopral di TNI, terdiri atas 3 kepangkatan, dari paling rendah Kopral 2, Kopral 1, serta Kopral Kepala.

    b. Tamtama

    Tamtama ialah golongan pangkat Prajurit di TNI.

    • Prajurit 2/Kelasi 2
    • Prajurit 1/Kelasi 1
    • Prajurit Kepala/Kelasi Kepala

    Di Polri

    Sedangkan pembagian tamtama di Polri terdiri atas 6 tingkatan, yakni.

    • Ajun Brigadir Polisi (Abripol)
    • Ajun Brigadir Polisi 1(Abriptu)
    • Ajun Brigadir Polisi 2 (Abripda)
    • Bhayangkara Kepala (Bharaka)
    • Bhayangkara 1 (Bharatu)
    • Bhayangkara 2 (Bharada)

    Golongan kepangkatan Tamtama pada POLRI cuma untuk kesatuan BRIMOB serta POLAIR.

    Pendidikan ketentaraan di sekolah calon tamtama

    WNI yang mendaftar untuk jadi calon tamtama nantinya mengikuti pembelajaran ketentaraan di sekolah calon tamtama. Seorang dengan ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat pula mengikuti pembelajaran ini. Mereka dilatih supaya mempunyai jiwa militansi, rela berkorban, serta berjuang tanpa pamrih bagi negara. Sehabis memiliki karakter keprajuritan, calon tamtama dapat dilantik. Tamtama bersedia menerima serta melaksanakan bermacam tugas di bawah pimpinan seorang bintara.

    2. Bintara

    Bintara pada Bahasa Inggris disebut Non-commissioned Officer (NCO). Bintara ini merupakan golongan pangkat ketentaraan serta kepolisian yang lebih rendah dari Letnan 2/Inspektur Polisi 2, serta lebih besar dari Kopral/Ajun Brigadir Polisi.

    Umumnya para pelatih di TNI ataupun POLRI berasal golongan pangkat ini untuk membentuk perekrutan menjadi aparat yang profesional. Biasanya berasal dari golongan Bintara bukan Bintara Besar. Bintara mempunyai tugas pula untuk membimbing serta mengepalai sebagian jumlah anggota Tamtama seukuran tim yang dipandu oleh seorang Sersan. Di Polri, golongan pangkat ini disebut sebagai Brigadir.

    Pembagian bintara

    Bintara terbagi dua yakni.

    a. Bintara Tinggi

    Bintara Tinggi ialah golongan calon perwira di TNI (Pembantu Letnan 2 dan Pembantu Letnan 1) dan Polri (Ajun Inspektur Polisi 2 dan Ajun Inspektur Polisi 1).

    b. Bintara

    Bintara ialah golongan pangkat Sersan di TNI (Sersan 2 sampai Sersan Mayor) dan Brigadir di Polri (Brigadir Polisi 2 hingga Brigadir Polisi Kepala).

    Bintara ialah pimpinan satuan terdepan atau terkecil

    Pada situs web tni.mil.id pernah dijabarkan bahwa bintara ialah pimpinan satuan terdepan atau terkecil. Komandan tim ini membawahi beberapa tamtama guna melaksanakan bermacam tugas. Bintara memiliki tanggung jawab pula sebagai penghubung garis komando dari para perwira atasannya dengan tamtama.

    Seorang bintara mempunyai peran yang sangat berarti, sebab ia diharuskan mempunyai keahlian di bidang pengetahuan umum dan teknis. Karena itu, orang yang mau menjadi bintara paling tidak wajib memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA).

    3. Perwira

    Perwira pada Bahasa Inggris disebut Officer. Perwira ini merupakan anggota tentara atau polisi yang berpangkat di atas bintara, yakni dari Letnan 2/Inspektur Polisi 2 sampai ke atas hingga Jenderal. Golongan kepangkatan ini mengacu kepada mereka yang memiliki otoritas atau wewenang di lembaga militer, penegakan hukum (kepolisian), atau lembaga berseragam lainya untuk dapat memberikan perintah operasional ke anggota sebagai pimpinan.

    Yang bisa mengikuti sekolah calon perwira TNI

    Seorang bintara dapat mengikuti sekolah calon perwira untuk kenaikan pangkatnya. Sedangkan warga biasa yang memiliki ijazah diploma atau sarjana serta memenuhi syarat-syarat khusus dapat mengikuti pendaftaran ke akademi militer supaya bisa jadi seorang perwira TNI.

    Perwira disiapkan untuk memimpin kesatuan yang lebih besar. Salah satu tugasnya yaitu menegakkan kedisiplinan pada satuannya. Misalkan dilakukan dengan melaksanakan pembinaan, memberikan teladan, serta pengawasan.

    Referensi:

    1. tni.mil.id
    2. qerja.com
    3. kbbi.kemdikbud.go.id/entri/tamtama
    4. kbbi.kemdikbud.go.id/entri/bintara
    5. kbbi.kemdikbud.go.id/entri/perwira
    6. id.wikipedia.org/wiki/Tamtama
    7. id.wikipedia.org/wiki/Bintara
    8. id.wikipedia.org/wiki/Perwira

    Loading...