Teknik Pembuatan Patung Meliputi Apa Saja?

    Seni rupa 3 dimensi bisa menghasilkan karya seni berupa benda yang memiliki volume, yaitu benda yang bisa dilihat dari berbagai arah. Salah satu contoh dari seni ini adalah seni patung. Seni patung ini memiliki beberapa teknik pembuatan, yaitu teknik pahat, teknik butsir, teknik cor, dan teknik las.

    Metode penciptaan seni rupa 3 dimensi bisa dilakukan dengan subtraktif dan adiktif. Subtraktif yaitu membentuk volume dengan mengurangi bahan, misalnya dengan memotong, menatah, dll. Sedangkan adiktif yaitu membentuk volume dengan menambah bahan, misalnya dengan mengecor, mencetak, dll. Metode subtraktif biasanya ditujukan untuk bahan yang memiliki sifat keras seperti kayu dan batuan. Sedangkan metode adiktif ditujukan untuk bahan yang memiliki sifat lunak seperti tanah liat dan lilin.

    Biasanya pembuatan patung dilakukan dengan meniru bentuk benda yang memiliki keindahan. Karya seni ini tidak terbatas pada bentuk yang meniru manusia, melainkan bisa ke bentuk apapun yang memiliki nilai estetika. Lalu bagaimana teknik pembuatan patung diaplikasikan? Berikut adalah penjelasannya.

    1. Teknik pahat

    Teknik pahat adalah teknik membuat patung dengan mengurangi bahan menggunakan alat pahat. Misalnya untuk membuat patung dengan bahan dasar kayu dan batuan. Alat yang digunakan adalah pahat dan palu.

    Teknik pahat ini biasanya diaplikasikan untuk bahan dasar yang memiliki sifat cenderung padat, dengan begitu pengerjaannya dibentuk tanpa penambahan bahan. Oleh karena itu, ketika membuatnya perlu dilakukan dengan saksama untuk bisa menghasilkan bentuk yang optimal.

    2. Teknik butsir

    Teknik butsir adalah teknik membuat karya seni 3 dimensi dengan mengurangi dan menambah bahan. Misalnya untuk membuat gerabah dengan bahan dasar tanah liat. Alat yang digunakan adalah sudip.

    Teknik butsir ini bisa digunakan untuk membuat patung dengan bahan dasar yang relatif lunak. Untuk membentuknya, bisa dilakukan dengan cara memijit-mijit. Lalu menambah dan mengurangi bahan menggunakan alat butsir yang dipakai, hingga bisa mendapatkan bentuk yang dikehendaki.

    3. Teknik cor

    Teknik cor adalah teknik pembuatan patung dengan membuat adonan dan acuan cetakan. Teknik ini bisa digunakan untuk bahan dasar yang cair atau bahan dasar yang bisa dicairkan, yaitu untuk dijadikan adonan. Misalnya adonan bisa dibuat dari semen. Lalu adonan dituangkan ke acuan cetak untuk mendapatkan hasil sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

    Meskipun tidak begitu banyak, teknik cetak tuang juga bisa digunakan untuk bahan dasar yang mahal seperti emas dan perak.

    4. Teknik las

    Teknik las adalah teknik membuat karya seni 3 dimensi dengan cara menggabungkan satu bahan ke bahan lainnya untuk memperoleh bentuk sesuai yang diinginkan. Teknik ini bisa ditujukan untuk bahan dasar besi.


    Share this post:
    Loading...