Teks Laporan Percobaan Adalah, Ciri-ciri, Fungsi, dan Contoh

Mello.id – Teks laporan percobaan adalah memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Sebuah objek yang sudah diteliti tidak akan memberikan manfaat bagi banyak orang jika tidak ada laporan yang menyatakan tentang hasil penelitian objek tersebut.

Untuk menuliskan contoh teks laporan percobaan adalah, dibutuhkan langkah serta petunjuk yang tepat agar bisa menghasilkan penulisan laporan yang bisa dipertanggungjawabkan. Biasanya teks laporan pekerjaan dibuat format pendek atau format yang lebih panjang dan terperinci. Kedua format tersebut nantinya akan kami bahas lebih lanjut di dalam artikel ini.

Agar kamu bisa lebih memahami tentang apa itu teks laporan pekerjaan dan bagaimana cara menyusun teks ini dengan tepat, kamu bisa membaca artikel ini. Karena di sini kami akan menjelaskan secara terperinci tentang Apa itu teks laporan pekerjaan dan struktur apa saja yang diperlukan untuk membuat teks ini.

Penjelasan Lengkap Tentang Apa Itu Teks Laporan Pekerjaan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), laporan adalah segala sesuatu yang dilaporkan atau diberitakan. Jenis tulisan ini digunakan untuk menginformasikan kepada orang lain tentang apa yang telah diamati.

Teks laporan adalah jenis teks yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang luas atau topik umum. Format laporan ini mirip dengan teks deskriptif, tetapi memiliki gaya yang berbeda.

Teks laporan menjelaskan tujuan penelitian dirancang, bagaimana penelitian dilakukan, dan apa hasilnya. Teks laporan percobaan adalah menceritakan apa yang peneliti lakukan di lab dan apa hasilnya. Laporan percobaan ini biasanya bertujuan untuk melaporkan hasil tes, karya ilmiah maupun laporan praktikum. Format dari teks laporan pekerjaan dapat bervariasi dari satu tes ke tes lainnya.

Laporan percobaan adalah dokumen yang menjelaskan tentang apa yang terjadi selama pengujian. Laporan ini berfungsi untuk melaporkan hasil tes, untuk menjelaskan materi, atau untuk menunjukkan bagaimana alat tersebut digunakan.

Teks laporan percobaan adalah jenis teks yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang luas atau topik umum. Teks laporan menjelaskan tujuan penelitian dirancang, bagaimana penelitian dilakukan, dan apa hasilnya. Laporan percobaan ini menceritakan apa yang peneliti lakukan di lab dan apa hasilnya.

Pembuatan teks laporan percobaan adalah harus ada judul, pendahuluan, tujuan, dan kesimpulan. Masing-masing struktur memiliki fungsi yang berbeda dan peneliti harus menjelaskannya dengan jelas dan terperinci.

Eksperimen dilakukan untuk melihat apa yang akan terjadi jika hal yang berbeda dilakukan. Orang yang melakukan percobaan harus memiliki hipotesis, dan mereka harus menguji hipotesis ini dengan melakukan percobaan operasi. Selanjutnya, percobaan hipotesis ini harus dibuat dalam laporan percobaan agar hasilnya bisa dibaca oleh banyak orang.

Ciri Khas Teks Laporan Pekerjaan

Teks laporan percobaan adalah jenis teks yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang luas atau topik umum. Teks laporan menjelaskan tujuan penelitian dirancang, bagaimana penelitian dilakukan, dan apa hasilnya. Laporan percobaan ini menceritakan apa yang peneliti lakukan di lab dan apa hasilnya.

Pembuatan teks laporan percobaan adalah harus ada judul, pendahuluan, tujuan, dan kesimpulan. Masing-masing struktur memiliki fungsi yang berbeda dan peneliti harus menjelaskannya dengan jelas dan terperinci.

Ada berbagai jenis teks dalam laporan percobaan, masing-masing dengan struktur dan ciri spesifiknya sendiri. Misalnya, teks deskriptif akan berbeda dengan teks naratif, dan teks laporan akan berbeda dengan teks prosedur. Lebih jelasnya, dalam artikel ini kami akan menjelaskan tentang ciri-ciri laporan pekerjaan ini.

1. Bersifat Objektif

Saat menulis laporan pengujian, penting untuk tetap objektif dan memberikan informasi yang akurat berdasarkan situasi aktual. Jika hasil percobaan peneliti tidak sesuai dengan hipotesis yang telah dibuat, peneliti tetap harus mendokumentasikan hasil yang dilakukan, meskipun percobaan tersebut tidak berhasil.

2. Fakta

Teks laporan harus faktual dan bebas dari bias. Hasil percobaan benar-benar diperoleh, dan dalam menulis laporan, peneliti tidak boleh menggunakan kata-kata yang mengaburkan fakta.

Misalnya kandungan Vitamin C pada stroberi yaitu sekitar 29 mg tiap 100 g. Dalam kalimat ini, ada kata-kata yang tidak menunjukkan fakta yang terjadi. Nah, agar kalimat ini terdengar lebih faktual dan persuasif, harus dibuat kata lain untuk menjelaskan bahwa kalimat tersebut adalah fakta. Misalnya: Kandungan Vitamin C pada stroberi adalah 29 mg per 100 g.

3. Terperinci

Dalam menyusun teks laporan percobaan adalah harus mencantumkan informasi yang lengkap dan mendetail. Tujuannya adalah agar pembaca dapat memahami semua yang terjadi. Tulis dengan jelas dan ringkas sehingga pembaca tidak perlu mempertanyakan informasinya.

Jika pembaca dapat menerima informasi yang lengkap dan terperinci, mereka akan dapat belajar dari eksperimen yang dilakukan peneliti dan informasi dalam laporannya tidak akan membingungkan.

4. Netral Dan Tidak Bias

Teks laporan percobaan adalah yang ditulis oleh peneliti harus netral dan tidak bias. Artinya, tulisan peneliti bukan milik partai politik manapun. Peneliti harus menyatakan bahwa ia tidak sedang melakukan eksperimen untuk orang atau kelas tertentu. Teks laporan lab harus netral. Tujuannya agar laporan yang dibuat dapat dipercaya dan dapat diverifikasi kebenarannya.

5. Menggunakan Bahasa Ilmiah Dan Baku

Jika akan menulis laporan percobaan, sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia yang baku serta ilmiah. Sebab, laporan yang ditulis adalah laporan yang harus bisa dipercaya dan eksperimen yang dapat dibuktikan. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk menggunakan bahasa ilmiah. Sangat tidak dianjurkan untuk menulis teks lamaran pekerjaan dalam bahasa kasual dan gaul.

Struktur Dalam Membuat Teks Laporan Percobaan Adalah

Teks laporan percobaan adalah jenis teks yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang luas atau topik umum. Teks laporan menjelaskan tujuan penelitian dirancang, bagaimana penelitian dilakukan, dan apa hasilnya. Laporan percobaan ini menceritakan apa yang peneliti lakukan di lab dan apa hasilnya.

Pembuatan teks laporan percobaan adalah harus ada judul, pendahuluan, tujuan, dan kesimpulan. Masing-masing struktur memiliki fungsi yang berbeda dan peneliti harus menjelaskannya dengan jelas dan terperinci.

Struktur laporan percobaan dibagi menjadi dua bagian: pernyataan umum dan deskripsi. Bedanya, pernyataan umum menyangkut gambaran umum atau klasifikasi pokok bahasan, sedangkan pernyataan deskriptif memuat aspek-aspek laporan yang akan disusun berdasarkan klasifikasi tertentu.

1. Judul

Judul adalah bagian yang sangat penting dan harus dicantumkan pada awal laporan penelitian. Bagian judul dalam laporan ditulis dengan singkat yang bisa mewakili keseluruhan laporan penelitian.

2. Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan, kamu harus menuliskan pengenalan tentang penelitian ini dan menjelaskan secara singkat metode apa yang kamu gunakan. Lalu kamu juga harus menjelaskan secara singkat tujuan dari penelitian ini.

3. Tujuan

Peneliti harus menuliskan tujuan dari percobaan tersebut dan menuliskannya pada laporan percobaan. Tujuan dari adanya penelitian tersebut akan menjabarkan tentang latar belakang mengapa penelitian tersebut harus dilakukan.

4. Bahan Dan Alat Yang Digunakan

Peneliti juga harus menuliskan bahan dan alat apa sajakah yang digunakan dalam proses penelitian. Bahan dan alat tersebut harus dituliskan secara rinci dan tepat karena penulisan bahan dan alat yang salah akan bisa mempengaruhi hasil penelitian.

5. Langkah Percobaan

Pada bagian ini, peneliti harus menjelaskan tentang langkah apa saja yang dilakukan dalam masa percobaan. Langkah-langkah tersebut harus dijelaskan secara terperinci dan ditulis dengan fakta. Bagian ini merupakan salah satu bagian yang penting dalam penelitian percobaan.

6. Periode Percobaan

Dalam membuat teks laporan percobaan adalah, peneliti harus menyebutkan dan menjelaskan secara rinci periode percobaan yang dilakukan. Peneliti juga harus mencantumkan langkah-langkah apa saja yang dilakukan dalam percobaan tersebut dan berapa durasi yang diperlukan. Hal ini bertujuan agar dari penelitian tersebut bisa mendapatkan hasil yang jelas secara periodik.

7. Hasil Eksperimen

Peneliti juga harus menjelaskan bagaimana hasil dari eksperimen yang sudah dilakukan. Berdasarkan hipotesis dan juga periode percobaan yang dipilih, peneliti perlu menjabarkan bagaimana hasil eksperimen tersebut.

8. Kesimpulan

Proses penulisan teks laporan percobaan adalah yang terakhir adalah pembuatan kesimpulan. Pada bagian kesimpulan, peneliti perlu menjelaskan kesimpulan dari penelitian yang sudah dilakukan berdasarkan hipotesis yang dipilih. Kesimpulan juga harus menjelaskan deskripsi keseluruhan pelaporan secara singkat.

Cara Menyusun Teks Laporan Percobaan Adalah

Dalam teks laporan percobaan adalah peneliti harus menguraikan tujuan percobaan, alat dan bahan yang digunakan. Peneliti juga harus menjelaskan langkah-langkah mulai dari awal hingga akhir percobaan. Peneliti juga perlu mencantumkan hasil tes dalam bentuk tabel, grafik, maupun gambar. Di bagian akhir, peneliti harus menjelaskan hasil dan kesimpulan penelitian.

Saat peneliti membuat kerangka, pastikan untuk mengembangkannya menjadi teks lengkap yang mudah dipahami. Perlu diingat untuk menggunakan aturan bahasa yang benar saat menulis laporan percobaan.

Contoh Teks Laporan Percobaan

Berikut adalah beberapa contoh dalam menyusun teks laporan percobaan adalah :

1. Membuat Pelangi Dengan Kaca

Tujuan percobaan:
Untuk mengetahui proses pembuatan pelangi menggunakan alat sederhana

Bahan dan alat yang digunakan :
air secukupnya
kaca
gelas kaca
gunting
lampu lentera ata senter

Proses uji coba:

  1. Tuang air yang disediakan ke dalam gelas kaca. Kemudian letakkan gelas kaca tersebut di atas meja.
  2. Lalu tempatkan gelas pada posisi diagonal.
  3. Hilangkan pencahayaan dalam ruangan dengan mematikan lampu atau menutup gorden.
  4. Lalu nyalakan senter dan arahkan senter tersebut ke kaca di dalam gelas. Lihatlah bayangan pelangi yang terlihat di sudut kaca.
  5. Kamu bisa menyesuaikan sudut kaca agar memberikan hasil yang berbeda.

Hasil percobaan:
Apabila senter dinyalakan kemudian diarahkan ke kaca di dalam gelas yang sudah berisi air. Maka akan muncul pelangi yang bisa dilihat dari sudut gelas. Ini bisa terjadi sebab cahaya dari senter atau lentera dibiaskan oleh air yang ada di dalam gelas.

Cahaya memiliki sifat bergelombang. Artinya, cahaya merambat lurus lalu dapat dibiaskan. Sehingga senter juga dapat digunakan untuk menciptakan pelangi asalkan ada alat dan lingkungan yang dapat membengkokkannya.

Kesimpulan:
Melalui percobaan di atas, membuat pelangi dalam kaca dapat muncul karena pelangi dapat timbul dengan adanya pembiasan. Cahaya yang masuk dalam gelas dan keluar akan secara langsung dibelokkan air sehingga bayangan pelangi tercipta melalui permukaan kaca.

2. Membikin Slime Tanpa Boraks

Tujuan percobaan:
Agar bisa membuat slime secara mandiri di rumah yang terbuat dari bahan-bahan yang aman. Selain itu, harga slime yang dibuat di rumah akan lebih murah jika dibandingkan dengan membelinya di luar. Tujuan dari kegiatan ini adalah dapat membuatmu menjadi lebih kreatif serta inovatif.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

Sabun cuci berbentuk bubuk secukupnya
Lem povinal secukupnya
Cairan pembersih lantai yang cukup
Mixer atau alat pengaduk
Deterjen cair secukupnya
Air secukupnya
Wadah untuk pembuatan slime. Bisa baskom atau yang lain.

Langkah-langkah:

  1. Campurkan pembersih lantai, lem povinal, deterjen bubuk, deterjen cair, dan air secukupnya kedalam baskom wadah slime.
  2. Lalu, aduk adonan tersebut hingga tercampur rata.
  3. Selanjutnya, tambahkan lem povinal ke dalam campuran adonan.
  4. Aduk menggunakan mixer hingga teksturnya menjadi kental tekstur
  5. Masukkan adonan tersebut ke dalam freezer.
  6. Kemudian keluarkan setelah kira-kira 5-10 menit.
  7. Lalu campur adonan sampai kira-kira adonan tersebut bisa dimainkan.
  8. Slime sudah siap digunakan.

Hasil percobaan:
Kini kamu bisa mendapatkan slime yang hemat dan aman untuk dimainkan tanpa boraks.

Kesimpulan percobaan:
Dengan membuat slime sendiri, akan mengasah pengetahuan serta kreativitasmu akan semakin bertambah. Selain itu, kamu juga bisa lebih berhemat dan mendapatkan slime yang aman karena slime ini tidak mengandung boraks

3. Eksperimen Pembuatan Telur Asin

Tujuan:
Membuat telur asin yang mengandung banyak protein dan nutrisi lainnya. Dengan mengkonsumsi telur asin buatan sendiri, akan lebih aman dan bermanfaat bagi tubuh. Mengkonsumsi telur asin bisa menjaga daya tahan tubuh serta meningkatkan fungsi visual.

Alat dan bahan:
Telur bebek
Tanah liat secukupnya
Abu Gosok
Ampelas
Garam secukupnya

Langkah membuat percobaan telur asin:

  1. Bersihkan telur bebek secara hati-hati.
  2. Campurkan tanah liat, abu, dan garam sampai benar-benar merata.
  3. Olesi telur bebek dengan adonan.
  4. Diamkan telur bebek dalam suhu ruangan dengan durasi maksimal 20 hari.

Kesimpulan:
Pembuatan telur asin cukup mudah dengan bahan-bahan yang murah dan mudah ditemukan. Membuat telur asin sendiri bisa mengasah kreativitas dan lebih aman untuk dikonsumsi.

FAQ Teks Laporan Percobaan

Apakah Teks Laporan Percobaan Adalah Itu?

Teks laporan percobaan adalah jenis teks yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang luas atau topik umum. Teks laporan menjelaskan tujuan penelitian dirancang, bagaimana penelitian dilakukan, dan apa hasilnya. Laporan percobaan ini menceritakan apa yang peneliti lakukan di lab dan apa hasilnya.

Apa Saja Struktur Penting Dalam Teks Laporan Percobaan Adalah ?

Pembuatan teks laporan percobaan adalah harus ada judul, pendahuluan, tujuan, dan kesimpulan. Masing-masing struktur memiliki fungsi yang berbeda dan peneliti harus menjelaskannya dengan jelas dan terperinci.

Akhir Kata

Teks laporan percobaan adalah harus disusun dengan bahasa baku dan formal. Laporan ini wajib disusun berdasarkan fakta dari penelitian dan mengungkapkan secara rinci metode penelitian. Peneliti juga harus menjelaskan alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan dalam penelitian. Kemudian pada akhir teks laporan percobaan adalah, peneliti harus menginformasikan hasil dari percobaan tersebut.

Simak artikel menarik lainnya berikut ini :

Tinggalkan Balasan