Tema Perayaan Natal Nasional 2019 yang Ditentukan PGI dan KWI

    Tema Natal 2019 – Kita tahu Natal merupakan waktu untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus, yakni pada tanggal 25 Desember. Namun perayaan Natal yang sebenarnya yakni perayaan Iman bagi individu yang tidak sekadar ditetapkan oleh tanggal saja, melainkan melebihi proses tumbuhnya Iman yang terus menerus berlangsung dari waktu ke waktu.

    Lahir sebagai individu yang baru, terlepaskan oleh kebiasaan lama yang buruk, dan menjadi pribadi baru yang sesuai dengan ajaran kebaikan Kristus. Dengan begitu, proses terus berjalan hingga menuju kesempurnaan seperti yang diinginkan oleh Yesus Kristus.

    Seperti yang kita tahu bahwa di beberapa tahun sebelumnya, PGI (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia) dan KWI (Konferensi Waligereja Indonesia) menentukan tema perayaan Natal nasional. Nah, di tahun 2019 juga demikian, PGI dan KWI sudah menentukan Tema Natal 2019.

    Daftar Isi:

    Tema Natal 2019

    Tema Natal 2019 adalah Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang. Berikut adalah Ayat untuk tema terseut.

    “15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. 15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.”

    Disampaikan pula oleh Sekretaris Jenderal KWI Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C., di kala menyampaikan agenda aktivitas KWI untuk tahun 2020, ketika pembukaan Sidang Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), di Bumi Silih Asih, Jalan. Moch. Ramdan Nomor 18, Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat 40252 (Senin, 4 November 2019).

    Pada beberapa pokok pembahasannya, salah satunya disampaikan bahwa Tema Natal 2019 adalah Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang.

    Sub Tema Natal 2019

    Sementara untuk sub tema Natal 2019 juga menadi bagian dari pembahasan yang harus dipersiapkan. Seperti yang kita ketahui bahwa sub tema umumnya mempunyai hubungan dengan tema yang sudah ditentukan.

    Jadi, meski tema cuma 1, namun mempunyai berbagai sub tema berdasarkan pada perayaan Natal. Semisal bagi anak sekolah minggu dengan pemuda remaja, tentunya dapat mempunyai sub tema yang tidak sama.

    Nah, untuk sub tema ini pada umumnya ditetapkan oleh Panitia Natal yang telah dibentuk dari sidang natal yang sudah dilakukan beberapa bulan sebelumnya

    Kumpulan Tema Natal

    Di bawah ini adalah daftar kumpulan tema Natal pada beberapa tahun terakhir.

    1. Tema Natal 2018: Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita (Bdk. 1 Korintus 1:30).
    2. Tema Natal 2017: Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu (Kolose 3:15).
    3. Tema Natal 2016: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud (Lukas 2:11).
    4. Tema Natal 2015: Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah (Kejadian 9:16).
    5. Tema Natal 2014: Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga (Bdk.Imamat 26:12).
    6. Tema Natal 2013: Datanglah, ya, Raja Damai! (Bdk. Yesaya 9:5).
    7. Tema Natal 2012: Allah Telah Mengasihi Kita (I Yohanes 4:19).
    8. Tema Natal 2011: Bangsa Yang Berjalan di Dalam Kegelapan Telah Melihat Terang Yang Besar (Yesaya 9:1a).
    9. Tema Natal 2010: Terang Yang Sesungguhnya Sedang Datang ke Dalam Dunia (Yohanes 1:9).
    10. Tema Natal 2009: Tuhan Itu Baik Kepada Semua Orang (Mazmur 145 : 9).

    Pesan Natal 2019

    Dikutip dari WEBSITE PGI (pgi.or.id) bahwa “Pesan Natal 2019 adalah pesan persahabatan yang membawa kita kembali kepada sejarah bersama bangsa Indonesia, cita-cita bersamanya, dan perjuangan bersama bagi kemanusiaan, bagi Indonesia yang bermartabat”.

    Penutup

    Nampaknya sekarang ini Natal telah menjadi hari perayaan yang universal, maksudnya tidak terbatas pada umat kristiani saja. Ya benar, meskipun mungkin kita bisa menemukan sebagian orang yang menolak untuk sekadar ikut merayakannya, bahkan menolak memberikan ucapan selamat natal.

    Namun faktanya terlihat bahwa lebih banyak orang yang ikut merayakannya. Tentu kata merayakan yang dimaksud tersebut tidak selalu dalam pemaknaan yang religius, melainkan sekadar untuk pesta dan bersenang-senang. Tetapi bagaimanapun juga, sebaiknya nuansa perayaan Natal kita rayakan dengan baik dan benar biar tidak mengaburkan arti Natal yang sebenarnya.

    Tentu di bulan ini, nuansa Natal telah mulai kita rasakan. Mudah-mudahan dengan Tema Natal 2019 “Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang” oleh PGI dan KWI ini, semua bentuk persiapan sampai acara bisa dilaksanakan dengan penuh kebersamaan sebagai manusia yang baru.

    (Mello.id/Diolah Berbagai Sumber)


    Share this post:
    Loading...