Parameter Terkait Tips Belanja Online yang Aman

    Ada banyak alasan untuk berbelanja online. Mulai dari bisa mendapatkan barang dengan harga murah, belanja dengan aman, hingga pengiriman yang cepat. Bahkan ketika terjadi masalah, pengembaliannya pun mudah dilakukan bagi pelanggan. Kendati demikian, penting untuk memahami terkait mekanisme belanja online. Banyak kejahatan yang telah terjadi dengan macam-macam jenis cyber crime. Mulai dari penipuan, phising, hingga pembajakan kartu kredit. Kendati agak mengkhawatirkan, namun tips belanja online bisa diterapkan untuk meningkatkan keamanan.

    Tips belanja online ditujukan untuk kenyamanan dan keamanan, guna menghindari kejahatan di dunia maya terkait pelanggaran privasi. Lalu pada akhirnya untuk memilih situs web yang dapat memastikan bahwa produk bisa tiba tepat waktu dengan kualitas yang diharapkan. Di bawah ini adalah parameter terkait tips belanja online yang aman.

    1. Gunakan situs web terpercaya

    Kendati Kamu memulai belanja online di situs web terpercaya dengan banyak review positif. Kadang-kadang Kamu bisa mendapati tautan untuk pergi ke situs lain yang belum Kamu kenal. Untuk menyikapinya, Kamu perlu mengidentifikasi situs tersebut jika ingin melakukan transaksi apapun. Biasanya situs web manapun tidak memiliki kewajiban untuk bertanggungjawab kepada pelanggan jika telah keluar halaman dari situs mereka ke situs lain.

    2. Perhatikan URL situs web

    Hindari bertransaksi secara online dengan kartu kredit dari situs web yang tidak memiliki enkripsi SSL. Kamu bisa mengetahui apakah situs web memiliki SSL atau tidak di bagian URL. Situs dengan SSL memiliki URL HTTPS bukan hanya HTTP. Kendati demikian, belum tentu semua situs dengan SSL aman, namun paling tidak gunakan situs yang memiliki enkripsi ini.

    3. Jangan berikan banyak data pribadi

    Tidak seharusnya situs web untuk berbelanja meminta data pribadi yang berlebihan dari pembeli. Mungkin lain jika Kamu adalah penjual yang menggunakan marketplace. Kendati situs web berupaya melindungi privasi Kamu, bukan tidak mungkin orang lain dari pihak luar bisa masuk ke sistem dan mencuri identitas. Oleh karena itu, berikan data pribadi di internet sesedikit mungkin.

    Normal bagi situs web untuk meminta sedikit informasi dari pelanggan. Namun, jika mereka meminta terlalu banyak informasi, adalah tanda bahaya. Kamu perlu memeriksa kebijakan privasi di situs untuk memahami seberapa terbuka mereka terkait informasi pelanggan. Banyak toko dengan jelas menyatakan bahwa mereka tidak membagikan, menjual, dan menyewakan informasi pelanggan. Namun mungkin yang lain mengatakan bahwa mereka menyimpan informasi pelanggan dan dapat mereka gunakan untuk keperluan mereka. Oleh karena itu, tetaplah di situs web yang menghormati privasi pelanggan.

    4. Periksa syarat dan ketentuan secara teratur

    Setiap situs web biasanya memiliki syarat dan ketentuan masing-masing. Kendati tampak sekadar formalitas belaka, namun syarat dan ketentuan penting untuk kenyamanan pemilik dan pengunjung situs.

    5. Gunakan wifi yang dikenal

    Jika Kamu berbelanja online melalui hotspot publik, gunakan jaringan yang Kamu kenal. Untuk kemanan, dapat juga dengan menggunakan wifi pribadi. Kadang bukan ide bagus untuk berbelanja online atau login ke situs web saat terhubung ke hostspot publik.

    6. Gunakan VPN

    Jika Kamu harus berbelanja online di hotspot publik, gunakan VPN (Virtual Private Network). VPN menciptakan koneksi terenkripsi antara komputer dengan server VPN. Dengan VPN, berarti Kamu akan memiliki cara aman untuk berbelanja online saat menggunakan hotspot publik.

    7. Buat kata sandi yang sempurna

    Serupa dengan akun perbankan, akun untuk berbelanja online juga harus memiliki kata sandi yang sempurna. Kamu harus memastikan bahwa kata sandi Kamu tidak bisa dipecahkan. Dan jangan gunakan kata sandi yang sama pada banyak akun. Jika terjadi pelanggaran privasi di satu situs dapat memberikan mereka akses ke akun Kamu yang lain.

    8. Periksa penjual dan reputasinya

    Bukan sekadar situs web terpercaya yang dijadikan parameter, seringkali di satu situs mereka memiliki banyak penjual, misal marketplace. Kamu bisa cek ulasan dari pelanggan lain, apakah penjual mendapatkan umpan balik positif atau justru sebaliknya. Dengan begitu, Kamu bisa mengetahui reputasi dari penjual. Namun jika penjual belum memiliki review, mungkin Kamu perlu mengidentifikasi nomor telepon dan alamat mereka untuk mempersiapkan jika mendapati pengalaman buruk dari mereka.

    9. Ukur kapasitas mereka

    Jika Kamu menemukan situs web baru dan ingin membeli sesuatu dari mereka. Kamu bisa cek apakah mereka memiliki media sosial dan apa komentar pelanggan mereka. Lalu bisa melacak riwayat mereka, apakah pernah terkait dengan laporan penipuan.

    10. Waspadai harga paling murah

    Jika sebuah situs web menawarkan sesuatu yang kelihatannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, maka perlu mewaspadai. Kamu dapat menggunakan situs web lain sebagai acuan untuk membandingkan harga dan gambar barang dagangan. Harga yang sangat rendah bisa menjadi parameter sebagai situs yang bahaya.

    Setiap toko yang menjanjikan dengan harga terlalu rendah biasanya mencurigakan. Jika harga terlalu rendah, pertimbangkan apakah penjual menawarkan barang yang legal. Jika Kamu pernah menerima barang yang Kamu bayar dari mereka, periksa apakah barang tersebut benar-benar merek yang ditawrkan atau produk tiruan yang murah.

    11. Hati-hati dengan email yang tidak dikenal

    Biasanya situs web menggunakan email marketing kepada pelanggan. Namun pastikan email apapun bukan bentuk phising. Mengklik email dari pengirim yang tidak dikenal atau penjual yang tidak dikenal dapat menginfeksi komputer dengan virus. Lebih baik bermain aman dengan menghapus tautan, hindari mengklik tautan yang mencurigakan. Hindari membuka lampiran apapun dari individu ataupun bisnis yang belum Kamu kenal.

    12. Gunakan Kupon

    Sebelum membeli sesuatu secara online, Kamu bisa memastikan apakah mereka menyediakan kupon diskon. Seringkali toko online menawarkan diskon sebagai bagian dari strategi penjualan dan pemasaran mereka. Mereka biasanya memposting atau mengumumkan kupon di blog dan di akun media sosial.

    13. Perhatikan kebijakan pengembalian

    Di toko biasanya mudah untuk mendapat penjelasan terkait kebijakan pengembalian jika mendapati masalah pada produk. Ada tanda terima terima dan Kamu dapat mengajukan pertanyaan terkait pengembalian kepada penjual secara langsung. Namun saat berbelanja online, kadang-kadang tidak selalu mengizinkan pengembalian. Yang lain membebankan biaya. Yang lain memungkinkan pengembalian dengan mengirim ulang paket secara gratis.