Apa Tujuan, Manfaat, dan Fungsi Diadakan Pameran?

    Pameran merupakan kegiatan yang ditunjukkan untuk menyampaikan ide atau gagasan seniman kepada penikmat seni. Dengan diadakannya kegiatan ini, dapat terjadi komunikasi antara seniman yang direpresentasikan oleh hasil karyanya dengan penikmat seni. Kegiatan ini bisa diselenggarakan di dalam sekolah ataupun di luar sekolah. Baik itu penyelenggaraan di sekolah maupun di luar, pameran memiliki tujuan, manfaat, dan fungsi.

    Pameran di sekolah dapat dilakukan untuk memperingati hari-hari besar dengan tema yang menyesuaikan hari besar tersebut. Semisal untuk hari kartini dengan tema perjuangan kartini. Lalu bisa juga bisa diadakan ketika akhir semester ataupun akhir tahun ajaran dengan tema yang berhubungan dengan hasil pembelajaran di tahun tersebut.

    Pameran di sekolah ini bisa untuk menyajikan karya seni rupa yang berhubungan dengan hasil pembelajaran siswa. Lalu dapat juga untuk menyajikan hasil karya dari perupa atau seniman profesional untuk diapresiasi oleh warga sekolah.

    Di sekolah, pameran bisa dilangsungkan di ruang kelas atau di ruang aula. Sedangkan untuk di luar sekolah bisa dilangsungkan di galeri, museum, ataupun tempat lainnya.

    Lalu apa saja tujuan, manfaat, dan fungsi dari kegiatan pameran seni rupa ini? Berikut adalah pembahasannya.

    Tujuan pameran

    Tujuan pameran adalah sasaran yang dituju atau maksud pameran diadakan, di antaranya bisa untuk tujuan komersial, sosial, dan pembelajaran.

    1. Tujuan komersial

    Tujuan komersial, yakni pameran yang karya seninya ditujukan untuk dijual. Pameran ini dibuat untuk mendapatkan keuntungan bagi seniman dan penyelenggara pameran.

    2. Tujuan sosial

    Tujuan sosial, yakni pameran yang karya seninya ditujukan untuk kepentingan sosial. Pada pameran ini juga bisa menjual hasil karya, namun hasil penjualannya biasanya untuk disumbangkan ke panti asuhan, masyarakat kurang mampu, dll.

    3. Tujuan pembelajaran atau pendidikan

    Tujuan pembelajaran atau pendidikan, yakni ditujukan untuk mendapatkan apresiasi dan kritikan dari pengunjung. Lalu bisa meningkatkan kualitas karya seni berikutnya dan mengembangkan wawasan seni rupa.

    Manfaat pameran

    Manfaat pameran adalah keuntungan yang didapatkan dari penyelenggaraan pameran, di antaranya sebagai berikut.

    1. Mengembangkan kemampuan apresiasi karya seni rupa

    Pameran dapat dijadikan media untuk memberikan apresiasi, karena di pameran menampilkan banyak karya seni rupa. Yang mana bisa memberikan pengetahuan dan menambahkan wawasan tentang kesenirupaan melalui berbagai hasil karya yang dipajang.

    2. Meningkatkan kemampuan untuk evaluasi hasil karya dengan lebih objektif

    Ketika kita mendapati hasil karya yang menurut kita tidak indah, bukan berarti boleh memberi penilaian bahwa karya seni tersebut buruk, tidak pantas, dll. Namun dapat bersikap bijaksana untuk melihat latar belakang di balik penciptaan karya seni tersebut, lalu mencari tahu nilai keindahan yang mungkin tersembunyi di baliknya. Dengan begitu, dapat meningkatkan kemampuan untuk evaluasi yang lebih objektif.

    3. Melatih kemampuan untuk kerja kelompok

    Penyelenggaraan pameran tidak mungkin dilakukan oleh satu orang, melainkan dengan kerja kelompok yang melibatkan banyak orang. Dengan begitu, dapat melatih kemampuan untuk bekerjasama.

    4. Meningkatkan wawasan dan kemampuan untuk berkarya seni

    Dengan diadakannya pameran seni rupa, bisa bermanfaat untuk mendorong kreativitas siapa saja yang mengikutinya. Baik itu bagi yang berperan untuk menyelenggarakannya maupun bagi yang sekadar menontonnya. Lalu dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan untuk berkarya seni.

    Fungsi pameran

    Fungsi pameran adalah sebagai alat komunikasi antara seniman dengan penikmat seni. Melalui pameran, seniman dapat menyampaikan ide atau gagasannya melalui hasil karya seni rupa kepada penikmat seni.

    Kesimpulan

    Pameran dapat memiliki berbagai tujuan, manfaat, dan fungsi. Namun untuk mencapainya, maka membutuhkan berbagai persiapan, perencanaan, perlengkapan, hingga pelaksanaan. Bahkan kepanitiaan harus disusun dengan terstruktur. Karya seni yang ditampilkan juga harus yang cocok dan relevan sesuai dengan tema. Lalu dengan berbagai keperluan lainnya.

    Loading...